Seren Tahun Kasepuhan Neglasari Yang Ke-445, Menjunjung Adat Sunda dan Nilai Gotong Royong Masyarakat

Lebak Banten || Suaraindependentnews.id Tradisi Seren Tahun kembali digelar masyarakat Kasepuhan Neglasari yang Ke-445, Desa Cikatomas, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen dan bentuk pelestarian adat Sunda, Minggu (26-10-2025).
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri tokoh adat, Camat Cilograng bersama staf, Kadis Kebudayaan, Kapolsek Cilograng, Koramil 0316/Cilograng, kepala desa se-kecamatan Cilograng, perangkat kecamatan, serta masyarakat dari berbagai desa.
Seren Tahun yang berarti “menyerahkan tahun” merupakan tradisi turun-temurun masyarakat agraris Sunda untuk menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keberkahan hasil bumi selama satu tahun. Dalam acara ini, warga membawa hasil panen seperti padi, jagung, dan palawija untuk diserahkan secara simbolis kepada sesepuh adat.
Kepala Desa Cikatomas Yanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas ritual adat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai gotong royong dan kebersamaan antarwarga.
“Seren Tahun adalah warisan leluhur yang harus kita jaga. Melalui tradisi ini, kita mempererat persaudaraan dan menanamkan nilai syukur kepada generasi muda,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, arak-arakan hasil bumi, serta diakhiri dengan pagelaran seni tradisional seperti pencak silat, jaipongan, dan angklung yang menambah semarak suasana.
Ketua panitia adat kasepuhan Neglasari ‘Suhendi berharap, tradisi ini terus dijaga agar tidak luntur oleh zaman.
“Seren Tahun bukan sekadar pesta panen, tetapi juga bentuk penghormatan kepada alam dan Sang Pencipta. Di sinilah nilai luhur Sunda, silih asah, silih asih, silih asuh, tetap hidup,” katanya.
Dengan terselenggaranya Seren Tahun Kasepuhan Neglasari Ke-445 tahun ini, masyarakat Cilograng menegaskan komitmen untuk menjaga harmoni antara manusia, alam, dan budaya, serta menjunjung tinggi kearifan lokal yang menjadi jati diri urang Sunda.



