NASIONAL

Mahasiswa KKN UNNES Bangun Kepedulian Lingkungan Lewat Edukasi Air Hujan

Klaten | Suaraindependentnews.id   – Program Sosialisasi Pemanfaatan Air Hujan sebagai Sumber Air Alternatif di Dusun Curen Kulon, Desa Melikan, Kabupaten Klaten, menjadi bukti nyata bagaimana mahasiswa dapat berkontribusi langsung terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNNES Giat 13 tidak hanya menyampaikan pengetahuan ilmiah, tetapi juga membangun kepedulian lingkungan dan kesadaran bersama tentang pentingnya sumber air bersih. Di tengah persoalan air asin yang menjadi tantangan warga RW 09, kegiatan ini hadir sebagai wujud pengabdian yang berangkat dari kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Bersama komunitas Banyu Bening, mahasiswa berperan aktif menjembatani ilmu pengetahuan dengan praktik di lapangan. Mereka membantu warga memahami konsep air hujan sebagai air murni yang dapat dimanfaatkan secara aman, sekaligus mendampingi praktik penampungan air menggunakan alat sederhana. Tak hanya sebatas teori, mahasiswa juga terlibat langsung dalam memperagakan proses penyaringan dan penyimpanan air hujan. Suasana akrab tercipta antara mahasiswa dan warga, mencerminkan hubungan sosial yang saling belajar dan saling menghargai.

Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Warga terlihat antusias menanggapi setiap penjelasan dari narasumber maupun mahasiswa. Beberapa di antara mereka aktif bertanya tentang cara penyimpanan air hujan, alat penampungan yang aman, hingga bagaimana menjaga kualitas air agar tetap layak digunakan. Tawa sesekali terdengar ketika peserta saling menanggapi dengan cerita pengalaman mereka masing-masing tentang penggunaan air hujan di masa lalu. Momen seperti ini menunjukkan kedekatan emosional antara mahasiswa dan masyarakat yang terjalin secara alami.

Di akhir kegiatan, beberapa warga menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya sosialisasi ini. Mereka merasa mendapatkan ilmu baru yang bermanfaat dan relevan dengan kondisi lingkungan setempat. Bahkan, ada pula warga yang berharap di kesempatan lain Sri Wahyuningsih dapat diundang kembali untuk memberikan penjelasan lanjutan mengenai manfaat dan pengelolaan air hujan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNNES Giat 13 berhasil membangun jembatan pengetahuan yang berkelanjutan antara kampus, komunitas, dan masyarakat — sebuah langkah kecil yang menumbuhkan harapan besar untuk hidup lebih selaras dengan alam.

Kontributor ;Ainaya Nurfadila

Editor&publisher: mahmudi

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button