LSM GMBI Majalengka Bangun Kemitraan dengan BPBD Hadapi Potensi Bencana

Majalengka | suaraindependentnews.id- Memasuki musim penghujan, berbagai daerah di Indonesia mulai terdampak bencana alam, termasuk tragedi yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang mengetuk rasa kemanusiaan dan kepedulian banyak pihak. Mengantisipasi potensi bencana ke depan, LSM GMBI Distrik Majalengka menjalin kemitraan strategis dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka.
Pada hari ini, Jum’at, 5 Desember 2025, rombongan pengurus LSM GMBI Majalengka dipimpin oleh Yayat Supriyatna dan Akim Budiarto, melakukan kunjungan resmi ke Kantor BPBD Majalengka. Rombongan diterima langsung oleh pimpinan BPBD dan mendapatkan sambutan positif atas kesiapan para kader GMBI untuk terlibat aktif dalam upaya penanganan bencana, terutama di wilayah Kabupaten Majalengka yang memiliki potensi kerawanan bencana alam.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh dua pejabat BPBD, yaitu:
Ade Solihin, S.IP., M.A.P, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan
Didi Rasidi, S.Kep., Ners., M.A.P, Kabid Kedaruratan dan Logistik
Dalam kesempatan itu, pihak BPBD memaparkan mekanisme, prosedur, dan langkah penanganan kebencanaan, serta membuka peluang kerja sama lebih lanjut terkait pelatihan dan peningkatan kapasitas relawan.
LSM GMBI Majalengka juga meminta dukungan pelatihan resmi bagi para kader, guna memperkuat kompetensi teknis penanganan kebencanaan yang terkoordinasi, cepat, dan tepat sasaran.
Terpisah, Ketua Distrik LSM GMBI Majalengka, Arip Suharjo, menyampaikan apresiasi kepada BPBD Majalengka atas waktu, perhatian, dan kesiapan bersinergi dalam agenda kemanusiaan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada BPBD Majalengka atas penerimaan yang baik kepada rombongan GMBI dan atas kesiapannya melibatkan GMBI dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan di Majalengka, termasuk dukungan pelatihan penanganan kebencanaan bagi para kader,” ujar Arip.
Melalui kemitraan ini, LSM GMBI Majalengka menegaskan komitmennya menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam upaya perlindungan dan keselamatan masyarakat. (Wan’s)




