Hari Ketiga TSR XVIII Pemko Solok, Penerangan dan Perbaikan Jalan Topik Utama Dalam Aspirasi Warga

Kota Solok, Suaraindependent.id – Penerangan jalan dan perbaikan jalan tetap menjadi topik utama dalam setiap kunjungan Tim Safari Ramadhan (TSR) XVIII Pemerintah Daerah Kota Solok dalam Ramadhan tahun 2026 ini.
Pada hari ketiga kunjungan TSR XVIII Pemko Solok ke Kelurahan Tanjung Paku Kota Solok, masyarakat masih menyampaikan harapan terhadap perbaikan jalan Veteran Tanjung Paku dan perbaikan lampu jalan umum yang sudah banyak mati.
Seperti diketahui, Tim Safari Ramadhan (TSR) XVIII Pemko Solok ini dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Irsyad, M. Pd, sebagai Ketua Tim. Pada hari ketiga ini, Tim XVIII mengunjungi Masjid Nurul Falah, Kelurahan Tanjung Paku, Kota Solok, Senin (23/02/2026).
Irsyad, M. Pd, turut didampingi oleh anggota DPRD Kota Solok, Rinaldi Dt. Rangkayo Sutan, SE, sebagai Wakil Ketua Tim, Sekretaris BKPSDM, Metriyunas, SH, M. Hum, selaku Sekretaris Tim, Komisioner KPU, Abdul Hanan, S. Pd, perwakilan Baznas, H. Awaluddin, S. Pd,i, Ketua harian Kwarcab, Wardiman Anto, S. Pd, MM, serta dari awak media, Yashirli Mulyadi dan Syafliwardi, SH.
Wakil Ketua Tim, Rinaldi Dt. Rangkayo Sutan, SE, yang merupakan anggota DPRD Kota Solok selalu menyampaikan bahwa Safari Ramadhan ini digelar Pemerintah Kota Solok adalah dalam rangka mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus sebagai sarana penyampaian informasi pembangunan kepada masyarakat secara langsung.
Selain itu, agenda TSR ini juga dalam rangka menjemput, menyerap dan menampung seluruh aspirasi dan harapan masyarakat Kota Solok.
Dihadapan jamaah Masjid Nurul Falah, Rinaldi Dt. Rangkayo Sutan menyampaikan capaian pembangunan oleh Pemko Solok, serta rencana program pembangunan Kota Solok ke depannya.

Capaian pembangunan yang telah diraih oleh Pemko Solok ;
- Penghargaan UHC 2026 kategori madya dari BPJS kesehatan. Penghargaan ini diraih karena Pemko Solok sudah melaksanakan hampir 100 persen pencapaian berobat gratis
- Pemberian BPJS ketenagakerjaan untuk warga yang rentan beresiko bekerja diluar rumah, seperti Garin, marbot dan Imam Mesjid, RT/RW, petani, tukang ojek, PKL, buruh tukang, dan lainnya
- Keberadaan RSUD Serambi Madinah yang berbasis digitalisasi. Artinya masyarakat yang ingin berobat bisa langsung mendaftarkan diri dari rumah melalui aplikasi Mobile JKN
- RSUD Serambi Madinah sudah memiliki dokter dokter spesialis yang lengkap, ruang ICU untuk dewasa, MICU untuk bayi, PICU untuk anak anak
- Gratis tarif PDAM yang dimulai sejak Maret 2025 lalu untuk setiap mesjid dan musholla. Tagihannya diambilkan dari deviden atau laba hasil usaha akhir tahun untuk Pemerintah Daerah
- PDAM Kota Solok mendapatkan kucuran dana sebesar 53 milyar dari Balai Cipta Karya untuk perbaikan
- Dalam rangka perbaikan birokrasi dan efisiensi, pemerintah daerah telah merampingkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari 31 OPD menjadi 26 OPD
- Realisasi paket sekolah gratis melalui Dinas Pendidikan. Ditahun 2025, baru diperuntukan untuk masyarakat kurang mampu berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Targetnya, ini berlaku untuk seluruh siswa
- Perbaikan ruas jalan Batu Gadang sampai ke simpang Gaung, perbaikan jalan Mesjid Sukur sampai ke SMA 2
Tahun 2026 ini, Pemko Solok sudah meanggarkan perbaikan jalan dari Simpang Pulai ke SMP 5. Target nya, semua jalan yang rusak akan di perbaiki di tahun 2026 - Lampu jalan umum menjadi prioritas. Sebanyak 4133 titik lampu jalan dan 153 panel yang ada, akan dihidupkan seluruhnya.
- Keuangan Pemko Solok bergantung kepada dana APBN. Kontribusi PAD Kota Solok terhadap total belanja, hanya 8 hingga 10 persen, 90 persen lebih dari anggaran APBN. Ketika ada kebijakan transfer keuangan daerah dikurangi, itu berdampak kepada pembangunan Kota Solok. Dari kurang lebih 700 milyar APBD Pemko Solok, sekarang tinggal 480 milyar
- Pembangunan infrastruktur di Kota Solok tahun 2026. Pertama, melanjutkan pembangunan Mesjid Syahara yang ada di terminal. Kedua, Revitalisasi Taman Hutan Kota menjadi Taman Literasi dan Budaya yang lebih fungsional menjadi ruang publik yang dilengkapi dengan panggung dan simbol simbol kebudayaan
- Taman Literasi dan Budaya menjadi pusat kegiatan event mingguan dan bulanan yang akan berdampak kepada perekonomian masyarakat. (Billy)




