PENDIDIKAN

Menjemput Berkah dari Langit: Mahasiswa KKN Ajarkan Air Hujan Jadi Air Minum Sehat

Klaten | Suaraindependentnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Padepokan 5 Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa menggelar sosialisasi pemanfaatan air hujan sebagai air minum sehat bersama Komunitas Banyu Bening di Brangkalrejo, Desa Kadilanggon, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian mahasiswa yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan air bersih dan berkelanjutan. Dalam sosialisasi tersebut, Komunitas Banyu Bening menghadirkan Ketua Komunitas, Sri Wahyuningsih, sebagai narasumber yang memaparkan potensi air hujan sebagai sumber air minum alternatif yang aman dan layak dikonsumsi.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN Padepokan 5, Ahmad Syauqi Hidayatullah, S.Pd. I., M.Pd., menekankan bahwa air minum berkualitas merupakan kebutuhan dasar yang menentukan kualitas kesehatan keluarga. Beliau menyampaikan bahwa air hujan merupakan anugerah alam yang dapat dimanfaatkan secara optimal melalui pengelolaan yang tepat, sekaligus menjadi langkah menjaga keberlanjutan lingkungan.

Dalam pemaparan materi, Komunitas Banyu Bening menjelaskan proses pemanenan air hujan, sistem penampungan yang higienis, hingga tahapan penyaringan dan filtrasi agar air layak diminum. Selain menjawab persoalan keterbatasan air bersih, terutama saat musim kemarau, pemanfaatan air hujan juga dinilai mampu mengurangi ketergantungan terhadap air tanah dan air minum dalam kemasan.

Sosialisasi yang dikemas melalui diskusi interaktif ini mendapat sambutan positif dari warga Desa Brangkalrejo dan mahasiswa KKN. Peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait keamanan air hujan dan penerapannya di tingkat rumah tangga.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Padepokan 5 bersama Komunitas Banyu Bening berharap masyarakat semakin memiliki kesadaran untuk mengelola air hujan sebagai sumber air minum yang sehat, aman, dan berkelanjutan, sekaligus sebagai upaya menjaga lingkungan hidup di tingkat lokal.

Kontributor ; Darasuta Hastiti

Editor&publisher: mahmudi

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button