Tak Berkategori

Ben-Gvir yang Mengklaim Bahwa Netanyahu telah Menerima Seruannya untuk Kembalinya Perang

Gaza | suaraindependentnews.id – Gerakan Perlawanan Islam – Hamas dakam siaran persnya menyampaikan, Pernyataan Ben-Gvir, yang mengklaim bahwa Netanyahu telah menerima seruannya untuk kembali berperang, menegaskan bahwa pemerintah ekstremis inilah yang membatalkan perjanjian gencatan senjata di Gaza dan mengingkari komitmennya karena alasan politik dalam negeri. Pemerintah ini bertanggung jawab penuh atas konsekuensi dari kemunduran ini.

Pernyataan-pernyataan Zionis yang berurutan ini secara jelas membantah tuduhan-tuduhan palsu Amerika terhadap gerakan tersebut, yang berupaya untuk menyalahkannya atas penghalangan perjanjian yang ditandatangani.

Perang ini, yang kali ini dilancarkan atas perintah teroris ekstremis Ben Gvir, berarti bahwa pemerintah pendudukan telah mengkhianati tawanannya dan tidak lagi peduli dengan keselamatan mereka saat kembali ke keluarga.

Kami menyerukan kepada mediator penjamin dan pemerintah AS untuk meminta pertanggungjawaban pemerintah Netanyahu, yang haus akan darah anak-anak dan wanita, atas runtuhnya perjanjian gencatan senjata, dan menekan dia untuk menghentikan agresi dan kembali ke jalur negosiasi.

Kami menyerukan kepada negara-negara Arab dan Islam untuk mengambil tindakan mendesak guna menghentikan perang pemusnahan yang sedang berlangsung terhadap rakyat kami dan mengekang klik fasis ini yang mengancam keamanan dan stabilitas rakyat Palestina dan negara-negara Arab.

Editor Terjemah NS
Minggu: 23 Ramadhan 1446 H
23 Maret 2025
Oleh Gerakan Perlawanan Islam – Hamas

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button