Peristiwa

Bendera Merah Putih Yang Sudah Rusak Masih Dikibarkan Di Halaman Kantor Desa Geneng

SRAGEN || suaraindependentnews.id – Prihatin dan miris kita melihat Bendera Merah Putih yang sobek atau sudah tidak layak dipasang masih berkibar di tiang bendera depan Kantor Kepala Desa Geneng, entah di sengaja atau tidak seharusnya dari pihak Pemdes tersebut dapat menyadari kondisi benderanya sudah robek dan usang serta tidak layak untuk di kibarkan.

Bendera Merah Putih yang kondisinya sudah robek masih saja berkibar di depan Kantor Desa Geneng, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Menandakan Pemdes Geneng kurang menghargai perjuangan para pejuang kemerdekaan, Selasa 28 Mei 2024.

Diduga “Ini keteledoran cukup fatal masa dari pihak Pemdes tidak ada yang tahu tentang peraturan soal bendera yang di atur Undang-Undang No 24/2009 tentang Bendera, Bahasa Dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan. Pasal 24 Huruf C menyatakan “Setiap Orang di larang mengibarkan Bendera Negara Yang Rusak, Robek, Luntur, Kusut, Atau Kusam.

Pelanggaran itupun dapat di kenakan ketentuan pidana Pasal 67 (b), apabila sengaja mengibarkan bendera yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam sebagaimana di maksud dalam pasal 24 huruf C, bisa dikenakan sanksi pidana penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak 100 juta.

Kami dari awak media menemukan Bendera Merah Putih masih berkibar di tiang bendera Kantor Kepala Desa Geneng dalam keadaan Robek pada hari Selasa 28 Mei 2024.

Maka dari itu awak media meminta kepada pihak yang berwenang ada teguran kepada pihak Pemdes Geneng tentang masih berkibarnya Bendera Merah Putih yang robek di tiang masih berkibar bendera depan Kantor Kepala Desa tersebut. Biar menjadi contoh untuk masyarakat Indonesia agar menghormati perjuangan para pejuang terdahulu.
Pewarta : Andi.K

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button