Delegasi Pimpinan Hamas Bertemu dengan Menteri Luar Negeri Turki di Doha

Gaza | suaraindependentnews.id – Delegasi pimpinan Hamas, yang dipimpin oleh Mohammed Darwish, kepala dewan pimpinan, menerima Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan, hari ini, Minggu, di ibu kota Qatar, Doha.
Delegasi gerakan tersebut termasuk anggota Biro Politik: Khaled Meshaal, Khalil Al-Hayya, Hussam Badran, Muhammad Nazzal, Izzat Al-Rishq, dan penasihat media untuk presiden gerakan, Taher Al-Nono.
Delegasi pimpinan gerakan meninjau kemajuan pelaksanaan perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza, kesepakatan pertukaran tahanan, dan persiapan untuk memulai pembicaraan pada tahap kedua perjanjian.
Delegasi Hamas menunjukkan penundaan pendudukan dalam melaksanakan ketentuan protokol kemanusiaan, terutama dalam masalah-masalah mendasar seperti mendatangkan tenda, rumah prefabrikasi (karavan), bahan bakar, dan membangun kembali rumah sakit, sumur air, dan peralatan berat.
Delegasi tersebut menekankan kepatuhan Hamas pada hak rakyat kami untuk kehidupan yang layak dan penyediaan semua kebutuhan yang diperlukan untuk segera mulai menyediakan tempat tinggal yang layak, memperbaiki jalan, menyediakan bantuan air dan makanan, yang mengarah pada rekonstruksi lengkap.
Ia memuji peran Turki dalam mendukung rakyat kita dan tujuan mulia mereka, dan menekankan pentingnya semua kekuatan dan aktivitas bangsa Arab dan Islam kita memainkan peran mereka dalam mendukung keteguhan rakyat kita, khususnya di Gaza, yang sedang menderita parah akibat dampak perang pemusnahan Israel.
Menteri Fidan menekankan posisi tegas Turki dalam mendukung dan mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk kebebasan dan kemerdekaan, dan berupaya mengadili para pelaku genosida.
Menteri Luar Negeri Turki menunjukkan dukungan Ankara untuk kelanjutan gencatan senjata, menekankan pentingnya menyediakan kebutuhan kemanusiaan bagi warga Palestina di Gaza sesegera mungkin, dan menolak segala upaya untuk mengusir mereka dari tanah mereka.
Editor Terjemah: NS
Doha 02 Pebruari 2025
Dikeluarkan oleh Gerakan Perlawanan Islam Hamas
Sumber : Shehab




