Drama Pilkada Kota Solok, Dijegal Banyak Partai Politik, NC-LM Diselamatkan Partai Kiblat
Seperti Drakula, NC-LM Seakan Mendapatkan Darah Segar

Kota Solok, Suaraindependent.id — Menjegal dengan berbagai cara, hingga merampas semua partai politik, Pilkada Kota Solok 2024 dipenuhi drama dan intrik. Namun aturan MK merubah segalanya, Pasangan Cakada Kota Solok H. Nofi Candra, SE dan Leo Murphy, SH, MH (NC-LM) dikirim tuhan sebagai salah satu kontestan Pilkada Kota Solok.
Politik itu dinamis, itu terbukti bagi pasangan NC-LM. Sebagai kader Partai Gerindra dan Partai Golkar, keduanya malah tidak diusung oleh parpolnya sendiri. bukan itu saja, Parpol-Parpol yang telah menjalin relasi kuat dengan mereka sebelumnya, seperti Demokrat, Hanura, PBB, dan PAN, malah ikut berpaling.
Berkat jalan tuhan, pasangan NC-LM akhirnya bisa mendaftar sebagai Bacalon Pilkada Kota Solok periode 2025-2030, Kamis (29/8/2024). NC-LM diusung oleh PPP. Sebelumnya, Partai berlambang Ka’bah ini justru diduga kuat sudah berada dalam genggaman kandidat lain. Namun, berkat campur tangan Mr X, akhirnya PPP tampil sebagai penyelamat demokrasi Pilkada di Kota Solok.
Pilkada Kota Solok tahun 2020 lalu menyisakan banyak cerita, pengorbanan jabatan, perampasan partai, hingga dugaan pengkhianatan yang membekas begitu dalam. Gesekan yang terjadi menyisakan begitu banyak residu (limbah) “radioaktif beracun” yang efeknya tetap terasa hingga kontestasi Pilkada 2024 ini.
Meskipun sejarah telah mencatat kontestasi Pilkada Kota Solok 2020 dengan segala turbulensi (goncangan), intrik dan tampilnya karakter asli masing-masing kandidat, namun polarisasi dan karakter masyarakat terlanjur terbentuk. Eskalasi Pilkada di masa pandemi Covid-19 tersebut, menunjukkan “beringas”-nya politik dan “mencabik-cabik” silaturahim, sekaligus mengukuhkan pameo dalam politik, “Tidak ada teman sejati dan tak ada lawan abadi, yang ada hanyalah kepentingan”.
Pada Pilkada 2024, jurang pemisah antara politikus semakin menganga lebar. Apalagi, hal ini didahului dengan Pileg 14 Februari 2024. Apapun hasilnya, ternyata menggiring seluruh kandidat menjauh dari Pilkada Kota Solok 2024. Bagi yang terpilih, membuat mereka berfikir ulang untuk mengadu nasib di kontestasi Pilkada. Sementara, bagi yang tidak terpilih, mereka menjadi “singa-singa politik” yang terlelap.
Tapi, bukan Kota Solok namanya, jika beragam teori-teori politik akan menjadi antitesis di negeri segitiga emas ini. Gencarnya Ramadhani Kirana Putra memburu partai-partai menuju “ambisi” menghadapi kotak kosong, seolah telah membuka kotak pandora di pusek jalo Ranah Minang. Gerakan ambisius tersebut, telah membangunkan singa-singa politik yang terlelap.

Sejumlah politikus karatan kembali tampil ke arena dengan segala pengalaman dan koneksi yang masih tersisa. Nofi Candra dan Leo Murphy yang sebelumnya sudah pasrah dengan keagungan pasangan Ramadhani Kirana Putra dan Suryadi Nurdal, seakan mendapat darah segar dengan merapatnya sejumlah tokoh yang memilih turun gunung, Apalagi dengan penggiringan kekuatan besar, dan upaya melawan kotak kosong yang terdengar seperti “otak kosong”, membuat para “tuo-tuo silek politik” meradang. Alhasil, gelombang besar perlawanan tercipta secara terstruktur, sistematis dan massif.
Yutris Can, Ismael Koto, Andri Marant, Daswippetra Dt Manjinjing Alam, dan sederet tokoh-tokoh lainnya, dengan terang-terangan menegaskan dirinya berada di pihak Nofi Candra dan Leo Murphy. Tentu, hal ini mengaktifkan “tombol perintah” terhadap barisan dan loyalis mereka.
“Jika dalam seratus persen, sisakan lah 1 persen, karena yang satu persen itu adalah milik Allah. Karena segala sesuatunya di dunia ini, yang menentukan adalah Allah. Terbukti, jalan Allah yang membuat NC-LM mampu tampil di kontestasi Pilkada Kota Solok 2024,” ujar Yutris Can.
Fenomena Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kota Solok
Selain terciptanya gelombang besar untuk NC-LM, Partai PPP menjadi fenomena tersendiri di Kota Solok. Bahkan, kantor partai berlambang Ka’bah tersebut dikirimi puluhan karangan bunga usai mendaftarkan NC-LM ke KPU Kota Solok. Peristiwa tak biasa ini, membuat partai yang berkantor di Kelurahan Kampai Tabu Karambie (KTK) itu mendapat apresiasi khusus dari berbagai pihak.
“Partai Kiblat” ini mendapatkan kiriman karangan bunga dari berbagai organisasi, individu serta pelaku UMKM. Karangan bunga tersebut berisi dukungan terhadap langkah politik PPP di Pilkada Kota Solok.
“Terimakasih PPP telah mengusung NC-LM sebagai calon Wako-Wawako. Semoga PPP semakin jaya dan tetap menjadi partai yang dicintai umat,” tulis H. David Ria Shoes dalam karangan bunga.
Nada karangan bunga yang sama disampaikan H. Yenon Orsa dari Jakarta. Kemudian ada dari H. Dep Gubalo Bangunan, serta Putra Gubalo Bangunan. Selain itu juga ada masyarakat atas nama Akar Rumput Olle Noise.
Jejeran karangan bunga tersebut menarik perhatian. Pengiriman karangan bunga tersebut tanpa sepengetahuan ketua DPC PPP Kota Solok, Fakhria Murpe dan jajaran.

“Kami kaget juga, ada banyak karangan bunga. Sudah sejak sabtu kemarin. Dan sampai hari ini masih banyak yang berdatangan. Ada sekitar 20 karangan bunga dari berbagai pihak,” ungkap pria yang akrab disapa Ari tersebut.
Ari mengaku sangat bersyukur dengan respons positif masyarakat terhadap langkah politik PPP di Kota Solok. Dukungan masyarakat tersebut menjadi cerminan kepercayaan publik terhadap PPP dalam alam demokrasi Kota Solok.
“Kami sebagai partai politik, yang jelas menyampaikan terimakasih atas dukungan masyarakat. Dan PPP berkomitmen untuk tetap menjaga kedaulatan demokrasi di Kota Solok,” tegas Ari.
Seperti diketahui, PPP menjadi satu-satunya partai pengusung pasangan NC-LM di Pilkada Kota Solok 2024. PPP yang mengantongi 4.801 suara (10,5 persen) atau sudah cukup untuk mengantar pasangan NC-LM mendaftar ke KPU Kota Solok. Walau demikian, sejumlah partai non parlemen lain bergabung dengan PPP mendukung NC-LM.
Capaian PPP di bawah kepemimpinan Fakhria Murpe memang sangat signifikan. Setelah hanya mendapat 1 kursi di periode 2019-2024. Kini PPP berhasil menambah satu kursi lagi. Suara PPP naik 100 persen, dari kisaran 2.200 suara menjadi 4.801 suara.
“Mari sama-sama kita satukan tekad dan tujuan untuk berjuang bersama-sama dalam kontestasi Pilkada Kota Solok 2024. Ini bukan hanya sekadar kerja individu atau tim, tapi juga ada campur tangan Allah. Karena Allah lah yang mampu membolak-balikkan hati manusia,” sebutnya. (billy@nsi-id)




