BERITA UTAMA

Dugaan Pungli Menggurita di Satpas Purworejo, Publik Pertanyakan Sikap Kapolres AKBP Andry Agustiono dan Kasatlantas yang Dinilai Bungkam

Purworejo | Suaraindependentnews.id  – Aroma pungli di lingkungan Satpas Polres Purworejo kian menyengat. Sejumlah pemohon SIM dalam beberapa pekan terakhir melaporkan adanya tarif liar yang diduga dipatok oleh oknum petugas, jauh di atas tarif PNBP resmi yang ditetapkan negara.
Namun yang paling memicu kegelisahan publik ialah sikap diam pimpinan Polres Purworejo, baik Kapolres AKBP Andry Agustiono maupun Kasatlantas yang membawahi langsung Satpas tersebut.

Dugaan pungli bukan lagi sekadar isu pinggir jalan. Awak media mengumpulkan testimoni warga yang menyebut bahwa proses perpanjangan hingga pembuatan SIM kerap dibayangi “tarif jasa wajib”. Beberapa pemohon bahkan menyebut praktiknya sudah berlangsung lama dan seolah menjadi pola yang dibiarkan berlangsung tanpa pengawasan ketat.

Ironisnya, ketika awak media mencoba mengonfirmasi, Kapolres dan Kasatlantas tidak memberikan respons, baik melalui sambungan telepon maupun pesan resmi. Bungkamnya pimpinan inilah yang menimbulkan pertanyaan besar:
Apakah mereka tidak mengetahui, atau justru memilih tidak mau mengetahui?

Ketidakhadiran sikap tegas dari pucuk pimpinan Polres Purworejo memantik dugaan adanya pembiaran sistematis. Di satu sisi, Polri gencar mengampanyekan pelayanan bersih. Namun di sisi lain, laporan pungli di Satpas seolah tidak mendapat perhatian serius di wilayah ini.

Masyarakat berharap Kapolda Jawa Tengah turun tangan untuk memastikan ada atau tidaknya praktik kotor tersebut. Jika benar terjadi, maka ini bukan hanya soal pelanggaran aturan, tapi juga kerusakan integritas dan akuntabilitas institusi penegak hukum.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Polres Purworejo belum memberikan klarifikasi resmi, sementara dugaan pungli di Satpas terus menuai reaksi keras dari publik yang menanti tindakan nyata……bersambung

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button