Generasi Muda Jadi Agen Perubahan, Forkopimko Serap Aspirasi Warga Glodok

Jakarta Barat | Suaraindependentnews.id – Dalam rangka mempererat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, kegiatan “Ngopi” (Ngobrol Bareng Forkopimko) dilaksanakan di kawasan Pecinan Glodok, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Selasa (20/01/2026)
Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka yang sarat nilai kebersamaan, toleransi, serta pelestarian budaya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimko dan pemangku kepentingan, di antaranya Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Hj. Rani Mauliana, Walikota Administrasi Jakarta Barat Ibu Iin Mutmainnah, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H., Dandim 0503/Jakarta Barat Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan, serta unsur DPRD, BPN, TNI-Polri, para camat, lurah, dan tokoh masyarakat.
Sebelum acara “Ngopi” (Ngobrol Bareng Forkopimko) dilaksanakan rangkaian kegiatan diawali dengan walking tour Bazar Imlek dan Pasar Petak 9 bersama wagub DKI Jakarta Bpk Rano Karno, dilanjutkan kunjungan ke Pos RW 01 Glodok dan Vihara Dharma Bakti sebagai simbol penghormatan terhadap keberagaman dan nilai sejarah kawasan Pecinan.

Rombongan kemudian menuju Gedung Candranaya, yang disambut dengan tarian Barongsai, menambah nuansa budaya yang kental dan penuh kehangatan.
Pada sesi dialog bersama warga, Kapolres Metro Jakarta Barat menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai agent of change dalam menjaga kerukunan dan melestarikan budaya.
Ia menyampaikan bahwa semangat program Gubernur DKI Jakarta, Kapolda dan Pangdam adalah sama yaitu “Jaga Jakarta” selaras dengan pilar Kapolda Metro Jaya hanya pilar-pilarnya saja yang sedikit berbeda, yakni Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah, yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
Pilar dari Bapak Kapolda adalah “Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah”.
Kami semua perangkat Pemerintahan sudah diberikan amanah untuk menjaga Jakarta Barat agar terciptanya lingkungan yang aman, tentram dan damai.
Maka dari itu diharapkan untuk warga masyarakat ikut serta menjaga keamanan diwilayah Jakarta Barat.
Seperti pada sub tema yang melibatkan generasi muda untuk menjaga Jakarta. Jadi harapan kepada Bapak Ibu untuk menyertakan anak2nya ikut menjaga lingkungannya.
Dialog berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab, di mana warga menyampaikan aspirasi, harapan, dan masukan secara langsung kepada para pemangku kebijakan.
Kegiatan ditutup dengan pemberian cendera mata sebagai simbol kebersamaan dan komitmen bersama dalam menjaga Jakarta Barat tetap aman, damai, dan harmonis.
Melalui kegiatan Ngopi Forkopimko ini, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin erat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang kondusif serta keberagaman budaya yang terus terjaga sebagai kekuatan Jakarta Barat.
( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )




