BERITA UTAMA

Gerakan Menanam Pohon di Hulu DAS Kali Kuning Wujud Kolaborasi Lintas Komunitas dan Pemerintah

Cangkringan | Suaraindependentnews.id – sabtu 22/11/2025, Kegiatan penanaman pohon bertema “Menanam Pohon untuk Kehidupan” digelar pada Rabu, 19 November 2025, di Area Kandang Kuning Merapi, Bendosari, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman. Penanaman dilakukan di kawasan hulu DAS Kali Kuning yang mengalir ke Kali Opak, sebagai langkah menjaga daerah resapan air dan keberlanjutan ekosistem Merapi.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Kepala BPDAS SOP, Kepala Balai TNGM, Kepala Dinas DLHK Provinsi, Ketua FKPDAS DIY, Lurah Umbulharjo, Panewu Cangkringan, serta perwakilan komunitas dan masyarakat.
Turut hadir pula Komunitas Banyu Bening, diwakili Kamaludin yang juga merupakan Founder Jaka Tarub (Jaringan Keluarga Tangan Rakyat Untuk Bumi). Dalam kesempatan tersebut, Kamaludin menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga alam dengan mengatakan, “Mewariskan Mata Air lebih Mulia daripada Mewariskan Air Mata, karena bumi hanya satu, manusia hanya tamu.”

Dalam sambutannya, Kepala BPDAS SOP, Rochimah Nugrahini, menegaskan pentingnya upaya penyelamatan daerah aliran sungai di lereng Merapi, sebab wilayah hulu merupakan daerah resapan air yang wajib dijaga demi keberlangsungan hidup.

Sementara itu, Kepala DLHK Provinsi, Kusno Wibowo, S.T., M.Si., menekankan bahwa menanam pohon adalah tindakan penting yang harus terus dilakukan, terutama untuk menjaga ketersediaan air yang menjadi kebutuhan dasar seluruh makhluk hidup.

Ketua FKPDAS DIY, Dr. Masrur Alatas, ST., M.Eng., juga mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam kegiatan ini. Ia berharap sinergi ini terus berkembang dan memberikan manfaat luas bagi kelestarian lingkungan.

Dari pemerintah lokal, Lurah Umbulharjo, Danang Sulistya Haryana, menyampaikan terima kasih karena wilayahnya dipilih sebagai lokasi penanaman. Ia berharap kawasan Merapi semakin hijau dan mengusulkan agar penanaman juga dilakukan di bekas-bekas tambang pasir sebagai upaya pemulihan lingkungan.

Kegiatan ini mempertegas bahwa penyelamatan hulu DAS dan penghijauan Merapi membutuhkan kerja sama semua pihak. Dengan semangat kolaborasi dan pesan pelestarian lingkungan yang disampaikan para peserta, penanaman ini diharapkan menjadi warisan positif bagi generasi mendatang.

Kontributor : Ainaya Nurfadila

Editor&publisher: mahmudi

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button