Hamas: Pembantaian Ain Al-Hilweh adalah Kejahatan yang Ditambahkan ke Catatan Hitam Pendudukan Terhadap Rakyat Kami di Dalam dan Luar Negeri

Palestina || Suaraindependentnews.id – Pemimpin Hamas Ali Baraka menegaskan bahwa pemerintah penjahat Netanyahu memikul tanggung jawab penuh atas pembantaian di kamp pengungsi Ain al-Hilweh di Lebanon yang dilakukan terhadap anak-anaknya, sebuah kejahatan terhadap kemanusiaan yang ditambahkan ke catatan hitam pendudukan dalam menargetkan warga sipil dan pengungsi di dalam dan luar Palestina.
Baraka menegaskan hari Rabu bahwa serangan kriminal Zionis terhadap kamp pengungsi Palestina terbesar di Lebanon ini merupakan bagian dari rencana Zionis yang bertujuan menargetkan masalah pengungsi dan hak mereka yang tetap untuk kembali, melalui penyerangan kamp dan upaya membongkar lingkungan nasional dan sosialnya.
Dia menjelaskan bahwa kelanjutan pendudukan dalam membantai darah rakyat kami di dalam Palestina yang diduduki dan di luar negeri mengungkapkan ketidakmampuan dan kelambanan masyarakat internasional menghadapi kejahatan pemerintah Netanyahu, dan menempatkan semua pihak pada tanggung jawab mereka untuk menghentikan teror terorganisir ini, serta mengambil langkah serius untuk mengadili para pemimpin entitas atas kejahatan perang yang mereka lakukan tanpa rasa takut.
Baraka menjelaskan bahwa apa yang terjadi di Ain al-Hilweh berupa pembantaian Zionis yang mengerikan mengharuskan semua faksi dan kekuatan Palestina untuk menyatukan barisan dan memperkuat persatuan nasional, serta mengutamakan kepentingan tertinggi rakyat kami, membela hak-hak mereka yang tetap terutama hak untuk kembali dan menentukan nasib sendiri. Rakyat kami yang menghadapi mesin pembunuh Zionis membutuhkan front Palestina yang bersatu untuk melindungi kamp-kamp dan memperkuat ketahanannya, serta menolak semua upaya penargetan atau menyeretnya ke dalam kekacauan.
Dia menegaskan bahwa Hamas akan tetap berdiri bersama rakyat kami di Lebanon dan di semua lokasi pengungsian, dan akan terus bekerja sama dengan kekuatan nasional Lebanon dan Palestina untuk melindungi kamp-kamp serta memperkuat keamanan dan stabilitasnya, hingga tercapai sikap Palestina yang bersatu dalam menghadapi agresi dan proyek pemusnahan.
Oleh Gerakan Perlawanan Islam – Hamas
Rabu: 28 Jumadil Awal 1447 H
Bertepatan dengan: 19 November 2025 M




