Seruan Trio Karno Vivo Menembus Langit, Duka Warga Koto Sani Terobati
“kalau tak mampu mengatasi, kita akan coba memperbaiki”

Kab Solok, Suaraindependent.id — Intensitas hujan yang cukup tinggi dan tiada henti beberapa hari terakhir, menimbulkan dampak yang signifikan. Dimana mana bencana mulai terjadi, dari banjir bandang hingga galodo dan tanah longsor melanda sejumlah titik di wilayah Kabupaten Solok
Hal serupapun melanda daerah asal salah seorang kader Partai Golkar yang saat ini menduduki salah satu kursi panas di DPRD Kabupaten Solok.
Trio Karno Vivo, putra terbaik dari Jorong Ujung Ladang Nagari Koto Sani Kecamatan X Koto Singkarak, terpaku lemas melihat daerah tempat kelahirannya luluh lantak diterjang banjir bandang dan galodo.
Semua sudah rata, tempat ia bermain dimasa kecilnya dulu, sudah tidak berbekas, mesjid dimana ia menimba ilmu dan mengaji sudah dikelilingi oleh lumpur dingin. Sawah tempat ia menggantungkan hidup sekarang sudah tidak berbentuk, padi yang siap dipanen kini sudah rata dengan tanah.
“Bulir air mata mengalir tanpa dapat ditahan, ya allah, dosa apa yang telah kami perbuat hingga engkau semurka ini ya allah,” bisiknya dalam hati.
Tak terpaku dalam sendu, Ketua AMPG Kab Solok tersebut bangkit dan berucap lirih, “kalau tak mampu mengatasi, saya akan coba memperbaiki”
Belajar dari kesalahan, tak mampu mengatasi banjir yang datang tiba tiba, karena kekuatan allah lebih besar dari kekuatan manusia, mari kita coba memperbaiki kesalahan dan menata kembali tatanan yang sudah rusak ini, ungkapnya.
Selasa, 2 Desember 2025, Trio Karno Vivo membawa bantuan dan sumbangan dari berbagai bentuk. Ia turun langsung ke wilayah terdampak untuk memastikan penanganan darurat berjalan baik, pendistribusian sembako sampai ke sasaran dan kebutuhan warga dapat segera terpenuhi.

Sebelumnya, pada Sabtu 29 November 2025, Vivo juga menggandeng Zigo Rolanda, SE, MM, anggota DPR RI fraksi Golkar dapil Sumbar ke wilayah utara Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok.
Menurut Vivo, bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian partai Golkar terhadap warga yang tengah menghadapi masa sulit.
“Dalam situasi seperti ini, yang paling dibutuhkan masyarakat adalah kehadiran kita dan turut serta meringankan beban mereka, karena ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Selain menyerahkan bantuan, vivo juga melakukan koordinasi dan dialog dengan masyarakat serta Pemerintah Nagari. Ia menampung berbagai aspirasi terkait kebutuhan mendesak, kendala logistik, hingga kesiapan fasilitas penanganan bencana.
Kehadiran vivo menambah rangkaian dukungan yang hadir dari berbagai elemen di Kabupaten Solok, yang sejak awal bencana terus bahu membahu membantu warga. Semangat gotong royong dan kehadiran pemangku kepentingan di lapangan menjadi energi penting dalam percepatan pemulihan daerah terdampak.
Dari perwakilan masyarakat Jorong Ujung Ladang Nagari Koto Sani saat ini sangat berharap bantuan logistik dan alat berat untuk mengevakuasi tumpukan tanah yang menimbun ruas jalan.
Berikut titik Bencana Alam di Jorong Ujung Ladang Nagari Koto Sani;
- Galodo terjadi di Korong Kalampaian Banda Kecil di samping Masjid Nurul Yaqin Alam di Jorong Ujung Ladang Nagari Koto Sani
- Di ruas jalan poros PUTUS TOTAL menuju jorong ujung ladang ada 2 titik
- Jalan amblas sepanjang 8 meter tidak bisa di lewati mobil
- Jalan tertimbun oleh tanah dan batang bambu, sepanjang 30 meter
- Jalan lingkungan kalampaian batiah ada 4 titik
(Billy)



