Lingkungan

Kadishub Surabaya Diduga Enggan Menindak Oknum Yang Menaikkan Tarif Parkir

SURABAYA-JATIM || suaraindependentnews.id – Bertempat di ruang rapat dishub Surabaya team media ditemui oleh Sanawi koordinator parkir lapangan wilayah Surabaya Utara dan Affan Kasbagtu parkir Surabaya, Senin 8 Juli 2024.

Adanya oknum yang memakai 3 warna putih, kuning, merah beberapa jenis warna parkir Sanawi menjelaskan untuk karcis ada dua yaitu merah dan kuning itu yang resmi, Merah itu resmi untuk harian sedangkan untuk kuning insindentil dimana ada kesepakatan pada hari kamis malam Jumat, sebelum nya memang ada penertiban setiap hari siang malam bahkan ada juga yang bertugas pam jaga di situ karena keterbatasan tenaga dan anggota juga, jadi cuma dua orang yang ngawasi.

Kedepan kita akan melakukan penertiban gabungan ke tiga tempat yang telah dicanangkan oleh pemerintah kota diantaranya kembang Jepun Cina jalan Pecinan, jembatan merah, jalan Nyamplungan, KH Mansyur, kota lama.

Kita ini di samping itu keterbatasan tenaga kegiatan wilayah juga banyak saya juga sudah seiring ngomong ke pimpinan tolong ditambahin tapi mungkin dengan adanya tambahan tenaga di lapangan mungkin bisa lebih tertib lagi di lapangan.

Harga parkir untuk tarif sepeda motor atau R2 itu 2.000 untuk roda empat atau mobil itu 5.000 untuk karcis insidentil mobil itu Rp10.000. kalau sepeda motor insidentil itu Rp3.000.

Adanya oknum pelanggaran parkir itu karena adanya keterbatasan dari tenaga anggota kita. kalau juga resmi kita panggil ke kantor kita kasih pengarahan lagi kita kasih surat pernyataan peringatan 1 2 sampai 3 kali masih tetap maka kita melakukan penindakan yang pertama yaitu tipiring sampai tiga kali baru kita tawarkan kalau sampeyan tidak bisa ditertibkan berarti ada penggantian juru parkir, copot dan kita ganti tukang parkirnya.

Dugaan adanya jual beli parkir Sanawi menjelaskan kalau ada seperti itu masuknya ke ranah hukum kalau dari kita itu kan dilarang oleh pemerintah kalau tahu seperti itu kita tidak akan memperpanjang izinnya.

Affan mengatakan untuk tindak lanjutnya dalam waktu dekat kita akan melakukan operasi gabungan. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button