Kesepakatan yang Mengakhiri Mengerikan Dua Tahun ini Memang Terlambat dan Alot

Gaza || Suaraindependebtnews.id – Agnès Callamard, Sekretaris Jenderal Amnesty International, tentang kesepakatan tahap pertama dari perjanjian gencatan senjata
“Setiap kesepakatan yang mengakhiri kengerian dua tahun ini memang terlambat dan keras, dan tidak akan menghapus semua penderitaan mereka. Banyak yang akan menunggu dengan harapan bahwa kesepakatan ini bukan hanya jeda gencatan senjata yang terputus-putus”
“Kesepakatan tidak boleh hanya terbatas pada penghentian sementara serangan atau sekadar pengurangan intensitasnya dan mengizinkan masuknya sedikit bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, melainkan harus mengarah pada penghentian semua aksi tempur dan pencabutan blokade sepenuhnya”
“Semua warga Palestina yang mengalami pengungsian internal, yang sebagian besar dipaksa mengungsi berkali-kali, harus diizinkan kembali ke tempat tinggal mereka tanpa Israel menetapkan syarat siapa yang boleh kembali dan siapa yang dilarang”
“Setelah dua tahun penerapan standar ganda yang memalukan dan penggunaan hak veto berulang kali untuk menghalangi kerja Dewan Keamanan PBB sementara Israel melakukan genosida yang disiarkan langsung di depan dunia, saatnya memanfaatkan kesempatan ini untuk mengakhiri teror ini, memperbaiki apa yang bisa diperbaiki, dan menyelamatkan sisa kemanusiaan kita bersama”
Kamis: 17 Rabi’ul Akhir 1447H
Bertepatan dengan: 09 Oktober 2025M
Editor terjemah NS




