Ketegasan Dishub Sidoarjo: Kualitas PJU 600 Titik Diawasi Ekstra Ketat, Jamin Ketahanan Jangka Panjang
Suaraindependentnews.id, SIDOARJO – Proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) 600an titik di Kabupaten Sidoarjo tidak hanya dikejar dari sisi kuantitas dan waktu, tetapi juga dijamin oleh sistem pengawasan kualitas (Quality Control/QC) yang sangat ketat. Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo mengambil langkah tegas untuk memastikan setiap tiang dan instalasi PJU yang terpasang di 4 Kawedanan memenuhi standar mutu tertinggi, sehingga mampu berfungsi optimal dan berumur panjang.
Kepala Dishub Sidoarjo, Diwakili oleh Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum, Drian Isa Yostofa SE, MM atau biasa dipanggil Bang Yosi menjelaskan bahwa pengawasan kualitas dilakukan berlapis dan melibatkan tim inspeksi internal serta konsultan independen.
> “Kami tidak main-main dengan kualitas. Meskipun target pembangunan besar, kami mengutamakan mutu. Tujuan kami bukan hanya membuat jalan terang saat ini, tetapi memastikan infrastruktur PJU ini bertahan minimal 10 tahun ke depan,” tegasnya.
>
Proses Pengawasan Kualitas Berlapis
Pengawasan kualitas proyek PJU ini mencakup beberapa aspek kunci:
* Audit Material (Material Audit): Setiap material yang datang, mulai dari tiang baja galvanis, lampu LED berdaya tinggi dilakukan uji mutunya. Tiang harus memiliki ketahanan korosi yang tinggi, dan lampu LED harus terbukti efisien serta memiliki intensitas cahaya (Lumen) sesuai spesifikasi teknis.
* Pengawasan Instalasi: Tim inspeksi lapangan memastikan bahwa kedalaman tanam tiang, pemasangan armatur lampu, dan instalasi kelistrikan (termasuk grounding) dilakukan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk meminimalisir risiko korsleting atau roboh.
* Uji Fungsional (Commissioning Test): Setelah PJU terpasang, dilakukan uji coba fungsional. Tim Dishub secara acak akan mengecek di malam hari untuk memastikan intensitas cahaya di jalan benar-benar merata dan mencapai standar yang ditetapkan, terutama di jalur vital seperti Jalan Lingkar Timur dan perbatasan Tarik-Jabon.
* Dokumentasi dan Pelaporan: Seluruh tahapan, mulai dari pengiriman material hingga uji coba akhir, didokumentasikan secara digital. Hal ini memudahkan pelacakan dan pertanggungjawaban jika terjadi kegagalan di masa mendatang.
Respon Positif Warga Atas Kualitas Proyek
Sikap tegas Dishub dalam menjaga kualitas ini mendapat apresiasi dari masyarakat, terutama yang berada di wilayah pinggiran dan perbatasan yang selama ini khawatir dengan kualitas pembangunan infrastruktur.
Statement Warga Jabon (Perbatasan)
> “Kami melihat sendiri para pekerja PJU ini sangat teliti, mereka tidak sekadar pasang. Tiang-tiang yang berdiri terlihat kokoh. Kami senang karena ini menunjukkan uang rakyat benar-benar digunakan untuk membangun fasilitas yang berkualitas, bukan asal-asalan. PJU ini sangat kami tunggu-tunggu, terutama di jalan-jalan perbatasan Sidoarjo – Gempol Pasuruan, tepatnya di sepanjang jalan eks Tol HK di Jabon yang dulu gelap sekali,” ujar Bapak Slamet, perwakilan tokoh masyarakat di Jabon.
>
Statement Warga Balongbendo (Pinggiran)
> “Jalan yang menghubungkan kami ke kabupaten sebelah di Balongbendo sekarang mulai terang. Dan yang terpenting, instalasinya terlihat rapi dan aman. Jika PJU-nya berkualitas baik, berarti perawatannya nanti juga lebih mudah. Ini adalah contoh pembangunan yang memikirkan keberlanjutan, bukan hanya proyek sesaat,” tambah Ibu Nina, warga Balongbendo.
>
Komitmen Dishub Sidoarjo dalam menjaga kualitas PJU 600 titik ini menjadi jaminan bagi masyarakat bahwa Kabupaten Sidoarjo sedang membangun infrastruktur yang tangguh, aman, dan dapat diandalkan untuk jangka waktu yang lama. (HS)





