DAERAH

PEMBANGUNAN 600TITIK PJU OLEH DISHUB SIDOARJO MENJANGKAU 4 KAWEDANAN MENGEDEPANKAN KUALITAS MATERIAL DAN KETEPATAN WAKTU PENYELESAIAN

Suaraindependentnews.id, SIDOARJO – Proyek ambisius pembangunan 600 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo tahun 2025 kini memasuki tahap pelaksanaan krusial. Program yang menjangkau seluruh 4 Kawedanan di Sidoarjo ini tidak hanya berfokus pada kuantitas, tetapi secara ketat mengedepankan kualitas material dan ketepatan waktu penyelesaian, memastikan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Pembangunan ini diprioritaskan untuk menyentuh jalan-jalan protokol penting dengan volume kendaraan tinggi, serta wilayah perbatasan kabupaten yang selama ini minim penerangan.

FOKUS PEMERATAAN : KUALITAS DIATAS SEGALANYA

Kepala Dishub Sidoarjo, dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Penerang jalan Umum Drian Isa Yostofa SE.,MM , menyatakan bahwa progres pembangunan berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan, dengan pengawasan ketat terhadap standar teknis.

> “Dari 600an titik yang kita garap, penyebarannya kita pastikan merata di seluruh Sidoarjo. Kami sedang memasang PJU LED hemat energi yang memiliki daya penerangan optimal. Kami pastikan tiang dan instalasi kokoh, karena kualitas adalah kunci agar PJU ini bertahan lama dan tidak cepat rusak,” jelasnya.

>

*Jalan Vital dan Perbatasan Jadi Prioritas Utama*

Program ini secara khusus menyasar titik-titik strategis:

* Jalan Protokol Penting: Seperti Jalan Lingkar Timur dan jalur utama eks Tol HK di Jabon, yang merupakan akses utama distribusi dan logistik di Sidoarjo.

* Wilayah Perbatasan Kabupaten: PJU sedang dipasang secara intensif di Kecamatan Tarik (berbatasan Mojokerto), Krian, Balongbendo,Krembung,Prambon (berbatasan Gresik/Mojokerto), Jabon (berbatasan Pasuruan), Waru, dan Sedati (berbatasan Surabaya)

Penerangan di titik-titik perbatasan ini dinilai sangat penting untuk memberikan citra yang baik serta menjamin keselamatan warga Sidoarjo yang beraktivitas keluar-masuk wilayah kabupaten.

*Suara Warga Pinggiran: Harapan yang Terwujud*

Kehadiran PJU di wilayah pinggiran dan perbatasan disambut haru oleh masyarakat. Penerangan di daerah ini sudah lama dinantikan karena sering menjadi lokasi rawan kejahatan dan kecelakaan.

Statement Warga Tarik & Jabon (Perbatasan)

> “Kami di daerah Jabon ini merasa sangat tersentuh dengan pembangunan PJU ini. Selama ini jalan di sini gelap sekali, kami harus pulang dengan was-was. Pembangunan ini sudah lama kami tunggu-tunggu. Melihat tiang-tiang PJU mulai berdiri, kami jadi lega. Terima kasih Pemkab Sidoarjo atas perhatiannya!” ujar Bapak Karno, perwakilan warga dari perbatasan Jabon.

>

Statement Warga Balongbendo (Perbatasan)

> “Jalan yang terang di Balongbendo itu penting sekali, karena volume kendaraannya tinggi, termasuk kendaraan besar. Kalau terang, risiko kecelakaan pasti berkurang. Ini membuktikan bahwa Dishub Sidoarjo memang fokus pada keselamatan warga di mana pun mereka berada,” tambah Ibu Retno, seorang pelaku usaha di Krian.

>

Dengan percepatan pembangunan ini, Kabupaten Sidoarjo optimistis bahwa seluruh 600 titik PJU akan segera fungsional. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan, mendukung kelancaran mobilitas warga, dan menghidupkan perekonomian malam hari di seluruh penjuru Kota Delta.(HS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button