DAERAH

Pembangunan Infrastruktur Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kawasan Perbatasan Antara Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya Telah Selesai

Suaraindependentnews.id  SIDOARJO – Pemerintah Daerah melalui dinas terkait secara resmi mengumumkan selesainya pembangunan infrastruktur Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan perbatasan antara Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya, tepatnya di area selatan jalan MERR (Gunung Anyar) menuju perumahan Pondok Chandra. Langkah strategis ini dilakukan untuk menjawab keluhan masyarakat akan kerawanan tindak kriminalitas akibat minimnya pencahayaan di jalur tersebut.

Transformasi Keamanan dan Kenyamanan Kawasan yang sebelumnya dikenal gelap gulita saat malam hari, kini telah bertransformasi menjadi jalur yang aman dan nyaman bagi pengendara. Pembangunan ini mencakup pemasangan ratusan titik lampu dengan teknologi terkini yang memberikan pencahayaan optimal di sepanjang jalur perbatasan.

Pembangunan infrastruktur ini dipastikan telah memenuhi standar teknis yang ketat. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2021 Pasal 32, seluruh pelaksana usaha jasa penunjang tenaga listrik wajib memiliki klasifikasi dan kualifikasi sertifikat badan usaha yang sah. Implementasi aturan ini menjamin bahwa instalasi PJU di kawasan perbatasan memiliki kualitas dan keamanan yang terjamin sesuai regulasi nasional.

Tanggapan Positif Masyarakat sekitar merasakan dampak nyata dari perubahan ini.

“Dulu jalur ini sangat rawan, kami was-was kalau harus pulang malam. Sekarang, dengan adanya lampu yang terang, rasa aman kembali hadir. Kami sangat mengapresiasi pemerintah yang mendengarkan keluhan warga perbatasan,” ujar Bapak Hadi, perwakilan warga Pondok Chandra.

Selain meningkatkan keamanan, pembangunan ini juga menghidupkan ekonomi lokal. Para pedagang di sekitar area perbatasan kini merasa lebih tenang untuk beroperasi hingga malam hari, didukung oleh lingkungan yang jauh lebih kondusif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menghapus Ketimpangan Infrastruktur Keberhasilan proyek ini sekaligus mengakhiri isu ketimpangan pencahayaan di area perbatasan. Jika sebelumnya terdapat perbedaan kontras antara lampu jalan di wilayah Surabaya dan akses masuk Sidoarjo, kini integrasi pencahayaan terasa merata. Hal ini tidak hanya menambah nilai estetika kawasan, tetapi juga meningkatkan keselamatan lalu lintas karena visibilitas pengendara yang terjaga konsistensinya saat berpindah wilayah administratif.

Pemerintah berharap, dengan kawasan yang kini terang benderang, potensi tindak kejahatan jalanan dapat ditekan secara signifikan dan mobilitas warga antara Sidoarjo dan Surabaya dapat berjalan lebih efisien dan aman selama 24 jam.

Tentang Proyek PJU 2025: Proyek ini merupakan bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur daerah tahun 2025 yang difokuskan pada pelayanan publik, keamanan wilayah perbatasan, dan pemerataan kualitas cahaya di seluruh pelosok daerah.(HS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button