BERITA UTAMA

Pengelolaan Anggaran dan Pembangunan 2025 Diperiksa, Rutan Surabaya Dukung Transparansi Penuh

Surabaya | suaraindependentnews.id  — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya menjalani uji petik pemeriksaan atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Pemeriksaan ini menjadi bagian dari rangkaian audit laporan keuangan satuan kerja di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada unit pelaksana teknis di bawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, tim BPK RI meninjau langsung progres pembangunan sarana dan prasarana Tahun Anggaran 2025 serta pengelolaan bahan makanan bagi warga binaan pemasyarakatan.

Uji petik difokuskan pada kesesuaian antara realisasi fisik kegiatan dengan laporan pertanggungjawaban anggaran, termasuk spesifikasi teknis pekerjaan, volume pembangunan, hingga ketepatan penggunaan dana.


Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, turun langsung mendampingi jalannya pemeriksaan bersama jajaran pejabat struktural dan pihak penyedia pembangunan. Berbagai dokumen pendukung disiapkan, mulai dari dokumen pengadaan, laporan progres pekerjaan, hingga sistem pengawasan internal yang diterapkan selama tahun anggaran berjalan.

Dalam keterangannya, Tristiantoro Adi Wibowo menegaskan bahwa pihaknya menyambut baik pemeriksaan tersebut sebagai bentuk pengawasan eksternal yang konstruktif.


“Kami mendukung penuh proses pemeriksaan ini. Transparansi dan akuntabilitas adalah komitmen yang harus dijaga dalam setiap pengelolaan anggaran negara, terlebih yang berkaitan langsung dengan pelayanan kepada warga binaan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan sarana dan prasarana serta pengelolaan bahan makanan memiliki dampak langsung terhadap kualitas layanan pemasyarakatan. Oleh karena itu, seluruh proses perencanaan hingga pelaksanaan dilakukan sesuai regulasi dan standar teknis yang berlaku.

“Kami memastikan setiap kegiatan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga sesuai spesifikasi dan memberikan manfaat nyata, baik dalam penyediaan hunian yang layak maupun pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan,” tegasnya.
Melalui proses pemeriksaan ini, Rutan Kelas I Surabaya berharap tata kelola keuangan semakin efektif, efisien, dan selaras dengan prinsip good governance.

Audit dipandang sebagai bagian dari mekanisme penguatan integritas institusi, sekaligus upaya menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran negara di lingkungan pemasyarakatan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button