Pernyataan Berita Kesyahidanya Haji Muhammad Afif Petugas Hubungan Media Hizbullah

Gaza || Suaraindependentnews.id – Kami di Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) berduka atas Haji Muhammad Afif, pejabat hubungan media di Hizbullah, yang diangkat ke posisi tertinggi, bersama sekelompok saudaranya, menyusul serangan udara berbahaya yang dilakukan oleh pesawat musuh Zionis, di ibu kota Lebanon, Beirut.
Meskipun kami mengutuk keras musuh Zionis yang melakukan kejahatan keji ini, kami menegaskan bahwa pembunuhan seorang tokoh media politik; Suara perlawanan tidak akan bisa dibungkam, melainkan akan mengungkapkan betapa dalamnya kesenjangan moral yang menjadi tempat pendudukan berada, dan betapa sempitnya kesenjangan tersebut dengan kata perlawanan, seperti halnya permukiman, lokasi dan barak yang dipersempit dengan rudal dan drone yang mereka miliki menegaskan bahwa kebijakan kriminal ini dilakukan oleh pendudukan teroris; Kekuatan perlawanan bebas tidak akan tergoyahkan dari tujuan mereka untuk mematahkan keinginan penjajah fasis ini dan menyingkirkannya dari tanah dan tempat suci kita.
Ia mewakili sang pemimpin, Haji Muhammad Afif, dengan kemunculannya yang berani di media dari jantung pinggiran selatan Beirut, dan pada puncak agresi barbar Zionis terhadap Lebanon; Suara perlawanan yang kuat dan menantang, mengganggu pendudukan dan sistemnya yang gagal, mengungkap kejahatannya, dan menyerang inti narasi palsu dan propaganda jahatnya.
Kami menyampaikan kepada saudara-saudara di kepemimpinan Hizbullah, kepada keluarga para martir, dan kepada rakyat besar Lebanon. Dengan belasungkawa dan simpati kami yang terdalam, kami menegaskan bahwa darah murni ini, yang terjalin dengan darah para pemimpin syahid di Lebanon dan Palestina, tidak akan sia-sia, dan akan berkembang, Insya Allah, dan dengan kemauan, ketabahan dan kegagahan. atas perlawanan kita yang gagah berani dan rakyat kita yang teguh dalam kemenangan atas musuh kriminal ini.
Kantor Media – Gerakan Perlawanan Islam (Hamas)
Minggu : 15 Jumadil Awal 1446 H
Sesuai dengan : 17 November 2024 Masehi




