Tak Berkategori
Trending

Petugas Posko Perbatasan Tak Indahkan Instruksi Bupati, JalananTetap Sepi Dari Pemeriksaan

Kab. Solok– Suaraindependent.id— Baru satu hari setelah Bupati Solok melakukan sidak dan pengecekan ke posko posko perbatasan penanggulangan dan penyebaran covid-19 diwilyah Kab. Solok, kembali ditemukan petugas perbatasan tidak bekerja dengan maximal,

Berdasarkan hasil survey kelapangan pada hari jum’at sekira pukul 12.32 Wib, ditemukan para petugas perbatasan tidak ada satupun berada dijalan raya untuk melakukan pengecekan suhu badan, melakukan penyemprotan dan lain sebagainya,

Padahal, sehari sebelumnya, Bupati Solok telah melakukan pengecekan posko pemantauan gugus tugas percepatan penanggulangan dan penyebaran Covid-19 di perbatasan Kabupaten, Kamis (16/4) kemaren,

Bupati Solok H. Gusmal juga didampingi oleh Kepala Dishub Kab. Solok Muhammad Djoni, S.STP, M.Si dan Kabag Humas Syofiar Syam, S.Sos, M.Si

Kepada para petugas posko, Bupati berpesan untuk melengkapi diri dengan APD bagi para petugas yang melakukan pemeriksaan, lakukan pemeriksaan yang maksimal terhadap pengendara dan penumpang, jangan ada pengendara yang lolos dari pemeriksaan dan pemantauan, terutama mereka yang berasal dari luar Kota,

Bupati kembali menekankan kepada petugas diposko perbatasan untuk melakukan pemeriksaan yang ketat bagi masyarakat yang masuk ke kawasan Kabupaten Solok, hal ini terkait dengan rencana pelaksanaan PSBB di wilayah Prov. Sumbar,

Di posko utama yang berada di Kantor Bupati Solok, Bupati mengingatkan petugas untuk dapat selalu memenuhi dan melengkapi kebutuhan petugas yang ada di posko perbatasan terutama kebutuhan APD, hand sanitizer, hand scoon, maupun masker.

Berdasarkan Surat Edaran Bupati Solok No. 800/1091/BKPSDM-2020 tentang pelaksanaan aktivitas kerja ASN, bagi Pejabat Eselon II dan III yang berdomisili diluar Kab. Solok khususnya Kota Padang untuk sementara waktu diwajibkan menetap di Kabupaten/Kota Solok,

Jika masih ada yang tidak mengindahkan himbauan ini, akan dikenakan sanksi sesuai dengan kebijakan Kepala Daerah, ulas Bupati.

Kabaq Humas Syofiar Syam, S.Sos, M.Si selaku Jubir Pemda untuk Covid-19 ini mengatakan mengenai laporan dan pengaduan terkait kinerja petugas di posko perbatasan yang kurang maximal, Bupati sudah melakukan sidak guna mendeteksi tentang laporan dan pengaduan tersebut,

Hasil dari evaluasi tersebut, sudah dilakukan pengurangan jumlah personil di posko posko pengawasan perbatasan,

Bupati juga sudah memberikan langkah langkah dan arahan terhadap petugas di lapangan, serta mengingatkan kembali untuk menjaga perbatasan dengan maximal, lakukan pengawasan yang baik dan benar,

Namun, andai hari ini masih ditemukan hal seperti itu, ini akan menjadi masukan dan bahan baru untuk kami di Pemda, dan selanjutnya akan kami sampaikan ke pihak yang terkait, terang Syofiar,

Dilain pihak, saat dikonfirmasi terhadap Kadis Perhubungan Muhammad Djoni, S.STP. M. Si sebagai koordinator lapangan pengawasan perbatasan penyebaran covid-19 mengatakan, akan menindak lanjuti temuan tersebut dan segera melakukan pemanggilan terhadap petugas dilapangan yang lalai dan tidak maximal melakukan pengawasan di posko perbatasan, kami akan evaluasi kembali kinerja personil yang ditempatkan di posko tersebut, ulasnya, ([email protected])

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button