Survey Lokasi Sekolah Rakyat, Wabup Solok, H. Candra Sampaikan Ini

Solok, Suaraindependent.id—Terobosan besar yang dicapai Pemkab Solok dalam membangun sumber daya manusia (SDM) Nasional terlihat nyata. terbukti, dengan ditetapkannya Kabupaten Solok sebagai salah satu dari 6 daerah pertama di Indonesia yang melaksanakan Program Sekolah Rakyat Tahun 2025.
Pemkab Solok bergerak cepat, tanpa menunggu lama Wakil Bupati Solok, H. Candra turun langsung ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, di Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak, Sabtu (12/04).
Ikut mendampingi Wabup Candra dalam peninjauan itu, Kepala Dinas Sosial, Mulyadi Marcos, Kepala DPRKPP Retni Humaira, Kepala Dinas Kominfo Teta Midra, Sekretaris Bapelitbang Nafri, dan sejumlah perwakilan OPD lainnya.
Pemantauan dan pemetaan lahan seluas 6 Hektar yang akan dijadikan lokasi pembangunan sekolah rakyat tersebut, adalah pusat pembibitan yang saat ini berada di bawah pengelolaan Dinas Pertanian Kabupaten Solok.

Wabup Solok menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Solok dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan sumber daya manusia yang unggul di masa depan.
H. Candra juga menyatakan Pemerintah Kabupaten Solok di bawah Pimpinan JFP – Candra ingin memastikan kebutuhan dasar masyarakat Kabupaten Solok berupa pendidikan tanpa kecuali masyarakat miskin ekstrim bisa terpenuhi dengan baik.
“Kita ingin memastikan bahwa seluruh anak-anak di Kabupaten Solok, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan. Sekolah Rakyat ini adalah salah satu bentuk ikhtiar kita menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Saat berada di Aripan, Wabup H. Candra juga mempertanyakan pasokan air untuk 1000 siswa nantinya, jika lahan tersebut dijadikan untuk Sekolah Rakyat.
Menjawab semua itu, Pihak PDAM Kabupaten Solok menyatakan bahwa air bersih selain mengandalkan air tanah berupa sumur bor, juga akan dilakukan upaya mengalirkan dari sumber lainnya.
Selain pasokan air bersih, Wabup Solok juga meminta untuk dilakukannya pelebaran jalan ke lokasi tersebut.

Tak hanya itu, Wakil Bupati juga memerintahkan Kepala Dinas Sosial, Muliadi Marcos dan Kepala DPRKPP Retny Humaira untuk bekerja sebaik mungkin dalam mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan.
“Jika ada kendala segera lapor kepada pimpinan, ke Pak Bupati atau kepada Wakil Bupati. Kita harus bekerja ekstra keras dan ekstra cepat,” tegas Wabup H. Candra. (billy@nsi-id)




