1.126 Orang Petugas Pantarlih Bakal Direkrut KPU Kabupaten Solok, Tunggu Jadwal Seleksinya

Sabtu, 8 Juni 2024
Kota Solok, Suaraindependent.id – Jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah, Gubernur/ Wakil Gubernur, Bupati/ Wakil Bupati serta Walikota/ Wakil Walikota serentak tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok mulai menggelar rangkaian tahapan pemilu. Rekrutmen terhadap penyelenggara mulai dilakukan, mulai dari perekrutan anggota PPK, anggota PPS, petugas Pantarlih dan terakhir perekrutan anggota KPPS.
Pada tahapan sebelumnya, KPU Kabupaten Solok telah melakukan penetapan terhadap jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 907 lokasi. Berbeda dengan Pemilihan Umum legislatif kemarin, terdapat pengurangan signifikan jumlah TPS pada Pemilukada ini, yakni dari 1360 menjadi 907 TPS.
Usai melaksanakan pemilihan anggota PPS, KPU Kabupaten Solok kembali akan menggelar perekrutan petugas pendaftaran pemilih (Pantarlih) sebanyak 1.126 orang guna melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih untuk pemilihan serentak nasional 2024 mendatang
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua KPU Kabupaten Solok, Hasbullah Alqomar dalam Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan rekrutmen petugas pantarlih di D’Relazion Cafe Kota Solok, Sabtu (8/6). Ia menyebutkan, sesuai dengan surat keputusan KPU RI nomor 638 tahun 2024, proses pembentukannya dimulai dari tanggal 13 s/d 19 Juni 2024, yaitu tahapan pengumuman hingga penerimaan
Hasbullah Alqomar mengatakan, terdapat perbedaan antara jumlah TPS dan jumlah Pantarlih, di mana, untuk TPS yang jumlah pemilihnya melebihi 400 orang, akan direkrut 2 orang Pantarlih. Sementara yang jumlah pemilihnya sama atau kurang dari 400 orang, hanya membutuhkan 1 orang Pantarlih.
“Perlu juga diperhatikan dalam proses rekrutmen, petugas Pantarlih harus mampu menggunakan teknologi sebab dalam proses coklit akan dilakukan penginputan data secara elektronik atau e-coklit,” terang Ketua KPU.
Novialdi, Koordinator Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, mengingatkan PPS untuk tidak melakukan rekrutmen karena faktor kedekatan atau kekeluargaan. Akan tetapi, rekrut lah orang-orang yang memenuhi syarat dan menguasai teknologi digital
“Tolong selektif dalam merekrut Pantarlih, jangan hanya modal kedekatan atau ada hubungan. Utamakan mereka yang sesuai syarat, berpendidikan minimal SLTA, kemudian punya pengalaman dan bisa mengoperasikan perangkat teknologi”



