Reses Masa Sidang I, Trio Karno Vivo Jemput Aspirasi Masyarakat Dapil 2

Solok, Suaraindependent.id — Memasuki masa sidang I DPRD Kabupaten Solok, Trio Karno Vivo dari Fraksi Golkar menggelar reses perdananya sejak dilantik menjadi anggota DPRD Kabupaten Solok periode 2024-2029.
Reses perdananya digelar di Daerah Pemilihan (Dapil) nya di Ubun ubun Jorong Ujung Ladang, Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Rabu (16/10). Tujuan digelarnya reses ini adalah untuk menampung aspirasi masyarakat di Dapil II Kabupaten Solok.
Dalam reses tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Solok Trio Karno Vivo memaparkan sejumlah aspirasi dari seluruh masyarakat Nagari Koto Sani, yang telah masuk ke Pemerintah Kabupaten Solok.
“Ini adalah reses perdana kami sejak dilantik menjadi anggota DPRD Kabupaten Solok”
Ungkap Trio Karno Vivo. Ia menyebutkan, bahwa kedatangannya ke sini adalah dalam rangka menjemput aspirasi masyarakat ke lapangan hingga ke akar rumput.
Trio Karno Vivo yang akrab dipanggil Kayo ini mengatakan bahwa pada kesempatan tatap muka ini, silahkan masyarakat menyampaikan apapun keinginannya terkait pembangunan di Ujung Ladang Koto Sani ini, sebutnya.
“Ujung Ladang ini sangat tertinggal sekali dari daerah-daerah lainnya. Dengan adanya reses ini, bersama Pemerintahan Nagari, kita akan bawa anggaran daerah untuk mewujudkan pembangunan yang lebih baik”
Dalam kesempatan itu, masyarakat mengharapkan kepada Trio Karno Vivo untuk memperjuangkan pembangunan jalan poros ke Jorong Ujung Ladang yang sangat memprihatikan. “Jalan ini sudah lebih dari 20 tahun tidak di perbaiki oleh pemerintah,” terang warga.
Menanggapi hal ini, Kayo berharap kepada pemerintah untuk dapat mengalokasikan APBD Pemkab Solok untuk pembangunan jalan poros Ujung Ladang ini.
Selain itu, Kayo juga meminta kepada masyarakat untuk membentuk kelompok kelompok tani di ujung ladang ini. Melalui keberadaan kelompok tani tersebut, kita akan bisa anggarkan program jalan usaha tani,

“Dengan adanya jalan usaha tani ini, masyarakat sudah bisa mengangkut hasil taninya dengan menggunakan kendaraan, tidak lagi dengan di gendong manusia,” terang Kayo.
Seluruh aspirasi ditampungnya, termasuk dari BKMT dan dari Kelompok Kesenian Perguruan Silek Pincuran Sati yang memiliki murid sebanyak 143 orang.
Selain jalan, masyarakat juga minta pembangunan irigasi guna memenuhi, dan memperlancar kebutuhan air untuk persawahan
Terkait pengembangan destinasi wisata di Ujung Ladang, turut di paparkan masyarakat. Disebutkannya, bahwa kolam renang Pincuran Sati yang merupakan Icone dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Ujung Ladang perlu secepatnya di rehap ulang
Tidak itu saja, kita butuh penerangan untuk lampu jalan menuju Ujung Ladang ini, terang warga.
Dalam kesempatan itu, masyarakat bersepakat untuk mendukung sepenuhnya program-program Pemerintah Kabupaten Solok yang diperjuangkan oleh Trio Karno Vivo untuk kemajuan Nagari Koto Sani khususnya, dan Kecamatan X Koto Singkarak umumnya. (billy@nsi-id)



