Debat Pilkada Kota Solok 2024, Antara Retorika dan Logika

Solok, Suaraindependent.id -Debat perdana pilkada Kota Solok tahun 2024 yang disajikan oleh KPU Kota Solok bersama TVRI Sumbar berjalan cukup meriah dan alot. Paslon nomor urut 1, H. Nofi Candra, SE – Leo Murphy, SH, MH dan Paslon nomor urut 2, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM – Suryadi Nurdal, SH, tampil sempurna dengan menampilkan kelebihannya masing-masing.
Pada debat tersebut, secara umum kedua paslon memiliki keunggulan. Banyak pihak menilai paslon nomor urut 2 unggul karena memiliki kemampuan retorika. Namun kemampuan paslon nomor urut 1 tidak bisa dianggap remeh, apa yang disajikannya lebih ke logika, karena program yang dikedepankan masuk akal dan mengena.
Debat yang digelar di Premier Hotel Syariah Kota Solok, Jumat malam (8/11/2024) dihadiri Ketua KPU Kota Solok Ariantoni, Komisioner KPU, Yance Gafar, Tomi Farto, Desi Arisandi, dan Abdul Hanan. Dari Bawaslu dihadiri Ketua Bawaslu Kota Solok Rafiqul Amin, Komisioner Bawaslu, Ilham Eka Putra, Komisioner Bawaslu, Eka Rianto. Turut hadir, Kapolres Solok Kota AKBP Abdus Syukur Felani, Perwira Kodim 0309/Solok, personel Kejari, Solok, Tim Pemenangan dan relawan kedua Paslon, Pimpinan Parpol.
Ketua KPU Kota Solok Ariantoni dalam sambutannya berharap kedua Paslon menjadikan Debat Terbuka ini sebagai momentum menyampaikan Visi Misi dan Program Prioritas ke publik. Ariantoni juga berharap masyarakat Kota Solok bisa menjadikan Debat Terbuka ini sebagai momentum melihat, mendalami, menilai dan meneguhkan pilihan kepada salah satu Paslon Walikota-Wakil Walikota Solok periode 2025-2030.
“Debat Terbuka ini merupakan ajang kampanye yang difasilitasi oleh KPU Kota Solok. Bagi kedua Paslon, sampaikanlah Visi Misi dan Program Prioritas ke publik. Sementara, bagi masyarakat, jadilah pemilih cerdas dan bermartabat, dengan melihat, mendalami, menilai dan meneguhkan pilihan kepada salah satu Paslon,” ujarnya.
Dalam Debat Terbuka tersebut, KPU Kota Solok menghadirkan 10 panelis yang menyusun pertanyaan terhadap kedua kandidat. Para panelis terdiri atas praktisi dan akademisi. Kesepuluh panelis tersebut adalah Dosen FIS UNP Dr. Reno Fernandes, S.Pd, Pegiat Pemilu Alfadila Hasan, Pegiat Pemilu Epaldi Bahar, Dosen STIA Adabiah Padang Fahrezi, S.IP, MA, Dosen UIN Bukittinggi Fauzi Eka Putra, M.I.Kom, Peneliti Pusat Studi Kebijakan Publik (PSKP) Sumbar Jonnedi, SE, MM, Dosen Universitas Andalas Lusi Puspika Sari, S.IP, M.IP, Dosen FISIP Universitas Andalas Dr. Malse Yulivestra, S.Sos, M.AP, Dosen UIN Imam Bonjol Dr. Muhammad Taufik, dan Dosen UNP Dr. Wirdanengsih, S.Sos, M.Si.
Ketua Tim Pemenangan NC-LM Akui Keunggulan Ramadhani-Suryadi
Ketua Tim Pemenangan Tim Nofi Candra-Leo Murphy, Yutris Can, SE, mengakui keunggulan Ramadhani Kirana Putra dan Suryadi Nurdal dalam cara penyampaian dan retorika pada Debat Terbuka tersebut. Ia mengaku sudah memprediksi hal ini sejak awal. Sebagai orang yang sangat mengenal Ramadhani, karena sama-sama pernah di Partai Golkar Kota Solok, dan Suryadi Nurdal yang pernah menjadi Sekda Kota Solok, Yutris Can menyebutkan Ramadhani dan Suryadi mampu menyampaikan Visi Misi dan program dengan retorika yang baik.
“Ramadhani dan Suryadi punya latar belakang yang sangat mumpuni. Ramadhani adalah politikus muda yang besar di legislatif, kemudian sekarang di eksekutif dan sebagai petahana Wakil Walikota Solok. Sementara, Suryadi pernah menjadi Sekda Kota Solok. Sehingga dalam debat itu, keduanya unggul dalam penyampaian dan retorika”
Meski mengakui keunggulan Ramadhani dan Suryadi, Yutris Can juga mengaku sangat terkejut dan kagum dengan penampilan Nofi Candra dan Leo Murphy. Menurutnya, yang pernah maju sebagai Cawako Solok pada Pilkada Kota Solok 2020 lalu, Nofi Candra dan Leo Murphy tampil luar biasa, sistematis dan terstruktur dalam Debat Terbuka tersebut. Namun, menurut mantan Ketua DPRD Kota Solok tiga periode tersebut, Nofi Candra dan Leo Murphy unggul dalam logika, terkait penyampaian Visi Misi dan Program-Progam Unggulannya.
“Visi Misi dan Program-Program Unggulan Nofi Candra dan Leo Murphy sangat logis dan tidak muluk-muluk. Sebanyak Tujuh Program Unggulan yang ditawarkan, sangat bisa diterima logika dan sangat bisa dilaksanakan. Sehingga, tidak hanya akan menjadi janji-janji, tapi bisa dilaksanakan. Pemimpin seperti inilah yang dibutuhkan Kota Solok, yakni pemimpin yang akan melakukan aksi tanpa mengumbar janji,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Ramadhani Kirana Putra – Suryadi Nurdal ( RDKP-SN), Fauzi Rusli, SE, MM, yang hadir dalam Debat Terbuka ini mengaku cukup puas dengan penampilan RDKP-SN.
Ketua DPRD Kota Solok 2024-2029 dan Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Solok ini mengaskan, bahwa dalam Debat Terbuka tersebut Paslon RDKP-SN lebih menguasai permasalahan yang terjadi di Kota Solok. RDKP-SN, menurut Fauzi Rusli juga mampu mengemukakan ide dan gagasan untuk Kota Solok ke depan. Fauzi Rusli juga meminta masyarakat bisa menentukan pilihannya dengan jernih di tanggal 27 November 2024.
“Kita harapkan masyarakat bisa menentukan pilihannya dengan jernih. Serta terlaksananya Pilkada Badunsanak dan bermartabat di Kota Solok,” ujarnya. (billy@nsi-id)




