Mahasiswa KKN-T UNCIP Hadiri Peresmian Wisata Alam GSL, Maosul ; Kami Merasa Terhormat Dapat Turut Ambil Bagian Momen Bersejarah Ini

KABUPATEN TASIKMALAYA-JABAR || suaraindependentnews.id – Di hari yang penuh semangat dan harapan, Dosen Pembimbing Lapangan dan Perwakilan Mahasiswa KKN-T Universitas Cipasung (UNCIP) Tasikmalaya yang berada di Desa Cikalong Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat hadir dan menyaksikan peresmian wisata alam pertamanya, Gunung Situ Leutik.
Upacara peresmian ini menandai dimulainya babak baru dalam pengembangan pariwisata desa yang menawarkan keindahan alam yang menawan dan kekayaan budaya lokal, Senin (16/9/24).
Acara dimulai dengan sambutan hangat dari Kepala Desa Cikalong, yang mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan atas tercapainya tujuan ini.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Cikalong H. Tardiana, S.H., menekankan pentingnya keberlanjutan dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian Gunung Situ Leutik.
“Alhamdulillah pada hari ini kita meresmikan Destinasi Wisata yang merupakan Destinasi wisata yang pertama di Desa Cikalong. Warga sangat antusias sekali”, ucap Kades.

“Saya ucapkan terimakasih pada structural pengelola gunung situ leutik, semua warga yang hadir. Kami juga ucapkan terimakasih banyak kepada teman-teman KKN TEMATIK UNIVERSITAS CIPASUNG TASIKMALAYA yang sudah bekerjasama membuka destinasi, mengembangkan potensi yang ada di GUNUNG SITU LEUTIK”, ungkap H. Tardiana.
“Tujuan kami menyelenggarakan acara ini, yaitu untuk memperkenalkan wisata gunung situ leutik yang disingkat dengan GSL kepada masyarakat luas khusus nya di desa cikalong umumnya di kecamatan dan semoga menyebar luas ke daerah-daerah lain mudah-mudahan sampe ke mancanegara”, harapnya.
“Semoga setelah di bukanya wisata ini, masyarakat lebih melek atau antusias, lebih paham akan potensi yang ada di lingkungan nya masing-masing. Dan semoga kedepannya wisata ini berjalan sesuai rencana sebagaimana kita telah mengkonsep GSL untuk kedepannya. Dan semoga dengan adanya acara ini desa ini menjadi desa yang unggul akan pariwisatanya”, tutur Kades.
“Insyaa’Allah juga untuk kedepannya juga pada awal tahun 2025 Destinasi Wisata masuk pada Rencana Anggaran Desa dan sudah dapat respon positif dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya”, tutup Kepala Desa Cikalong H. Tardiana, S.H.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemotongan pita simbolis oleh tokoh-tokoh desa dan tamu undangan, yang menandakan resmi dibukanya destinasi wisata ini untuk umum.
Sebagai bagian dari peresmian, mengagumi keindahan pemandangan dari puncak gunung, dan menikmati fasilitas wisata yang telah disiapkan.

Gunung Situ Leutik tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan, Masyarakat lokal dengan penuh antusias menyambut kedatangan para wisatawan, siap memberikan informasi dan berbagi kisah-kisah menarik tentang tempat ini.
Dengan peresmian ini, Gunung Situ Leutik diharapkan menjadi ikon baru pariwisata Desa Cikalong, menarik perhatian wisatawan, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat setempat.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Isyana Rahayu, S.Pd., M.M dan Perwakilan Mahasiswa KKN-T UNCIP Maosul menuturkan bahwa ini merupakan momentum bersejarah dan membanggakan baginya beserta rekan-rekannya.
“Hari ini adalah momen yang sangat membanggakan bagi kita semua, khususnya bagi masyarakat Desa Cikalong dan mahasiswa UNCIP”, ujar Maosul kepada awak media Suara Independent.
“Kami, perwakilan mahasiswa KKN-T UNCIP Desa Cikalong, merasa terhormat dapat turut ambil bagian dalam peresmian wisata alam Gunung Situ Leutik”, ungkap Maosul bersemangat, Selasa 17 September 2024.
“Kami berharap, dengan dibukanya wisata ini, akan terjalin sinergi yang positif antara mahasiswa, masyarakat, dan wisatawan dalam upaya melestarikan lingkungan serta mempromosikan nilai-nilai budaya lokal. Mari kita dukung bersama agar Gunung Situ Leutik dapat menjadi destinasi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat sekitar”, pungkas Kordes mahasiswa KKN-T UNCIP Maosul. (Abucek).




