Tak Berkategori

Dua Balita Stunting Dilirik Ketua TP-PKK Kota Solok

Ketua TP-PKK Kota Solok serahkan bantuan kepada dia balita stunting

Kota Solok, Suaraindependent.id -–Melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau Genting, Ketua TP-PKK Kota Solok, Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra kembali menyalurkan bantuan

Didampingi Delfianto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB), Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra menyerahkan bantuan kepada dua balita berisiko stunting di Kelurahan Koto Panjang Kota Solok pada Kamis (20/11/25).

Selain Kadis PMDPPKB, Ketua TP-PKK juga didampingi oleh perwakilan OPD Pemko Solok, Lurah Koto Panjang, serta pengurus Pokja IV TP-PKK Kota Solok.

Dua anak penerima bantuan tersebut adalah Devina Inayah Putri (13 bulan) dan Arsya Hamzah Ramadhan (1 tahun 6 bulan). Masing-masing keluarga menerima paket bantuan berupa telur, susu, vitamin, dan biskuit.

Ketua TP-PKK Kota Solok, Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra, mengatakan bahwa program Genting merupakan upaya TP-PKK untuk membantu pemenuhan gizi bagi anak yang berpotensi mengalami stunting.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menurunkan prevalensi stunting, yakni persentase atau proporsi jumlah anak yang mengalami stunting dalam suatu wilayah pada periode tertentu.

Dengan intervensi gizi yang tepat, diharapkan jumlah kasus stunting di Kota Solok dapat terus ditekan.

Stunting merupakan masalah serius di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kami terus berupaya mengambil langkah-langkah nyata untuk mengatasi permasalahan ini,” ujar Dona.

Ia menjelaskan, sasaran bantuan merupakan keluarga dengan anak berisiko stunting yang telah diidentifikasi dan diprioritaskan oleh kader dan tenaga kesehatan di tingkat kelurahan. Paket bantuan disusun untuk memenuhi kebutuhan gizi anak yang tengah berada dalam masa pertumbuhan.

Dona berharap bantuan ini dapat membantu meningkatkan status gizi anak-anak di Kota Solok.

Dengan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang, kita berharap risiko stunting di Kota Solok dapat terus menurun bahkan tidak ada lagi,” ungkapnya. (Billy)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button