Pemerhati Aceh, Zulfikar ; Bireuen Ditangan Siapa….?

BIREUEN, suaraindependentnews.id – Tiga bulan sudah Aulia Sofyan menjabat sebagai Pj Bupati memimpin Kabupaten Bireuen, sedikit tidaknya sudah bisa melihat kinerja aparatur sipil negara yang bekerja dibawahnya.
Memetakan apa yang menjadi program prioritas dengan mengedepankan sisi kepentingan dan kebutuhan masyarakat demi tercapainya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Kabupaten Bireuen.
Beberapa hal yang memudahkan Aulia dalam mengambil kebijakan dikabupaten Bireuen karena beliau bukan lahir dari hasil pemilihan umum sehingga tidak ada kepentingan yang bermain, beliau murni ASN.
Zulfikar selaku putra daerah Kabupaten Bireuen tentunya ingin memberikan edukasi serta pengabdian yang terbaik bagi masyarakat dalam hal pembangunan, meski tidak semudah membalik telapak tangan, namun dalam memimpin tentunya beliau harus menjaga diri jangan sampai terjilat oleh para benalu yang bermain dipusaran kekuasaan.
“Bireuen butuh udara segar, bukan bau parfum untuk menutupi bau mulut yang menyengat”, ujar Zulfikar, kepada awak media pada Jum’at (28/10/2022).
Menurut Zulfikar, “Masyarakat Kabupaten Bireuen juga sangat mengharapkan perhatian yang serius dari Aulia Sofyan selaku Kepala Pemerintahan Kabupaten Bireuen yang di tunjuk oleh Pemerintah Pusat dalam menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu, dimana harga kebutuhan pokok dan kebutuhan lain terus bergerak naik membuat daya beli masyarakat kian menurun, pemerintah harus mampu menguatkan para petani, pekebun dan nelayan dalam meningkatkan hasil produksi serta menjaga harga jual sehingga tidak adanya permainan harga pasar yang menyebabkan kerugian para petani”, ungkapnya.
Lebih lanjut Zulfikar mengatakan, “Penggunaan anggaran daerah yang tepat serta pengawasan yang baik tentunya akan menjadikan Kabupaten Bireuen yang lebih baik, mari membangun bireuen dengan jiwa dan raga bukan dengan harga yang hanya membuat rakyat kian menderita”, ucapnya.
“Walaupun tidak sempat berperang melawan penjajah seharusnya kita harus berperikemanusian dan berperi keadilan sehingga para pejuang yang telah mendahului kita bisa berbangga hati meninggalkan generasi yang akan terus menjaga, merawat dan menyelamatkan negaranya”, tandas Zulfikar. ([email protected]).




