Tak Berkategori

Penundaan Jadwal wawancara Narasumber dianggap Menutup Tutupi oleh Oknum Wartawan


Karawang | Suaraindependentnewsid – Menanggapi pemberitaan pada salah satu media online yang tergabung pada sebuah organisasi wartawan pada tanggal 24 mei 2025

Perlu dijelaskan walaupun sebelumnya sudah dijelaskan kepada rekan media alasan penundaan jadwal wawancara dikarenakan tiba tiba ada urusan keluarga yang urgen dibandung

” Kami bersama sama rekan wartawan berada di RS izza bermaksud mau waawancara ,namun narasumber meminta penundaan jadwal wawancara narasumber tersebut menjadwalkan minggu depan dengan alasan ada keluarganya yang sakit dan menunda jadwal wawancara ” kata Asep Jaya Ketua iwo Indonesia korwil Davil 5 kepada media ini , Minggu 25/5/25

Ia menjelaskan penundaan jadwal dari narasumber tersebut sudah disampaikan kepada rekan media yang datang di RS izza ( hari Sabtu 24/5/25 l pukul 3.25 namun dari mereka menilainya tidak dengan narasi hati ,para jurnalis yang dilindungi undang undang tersebut hendak nya lebih memahami kode etik jurnalis bukan hanya mencari berita informasi secara bertanggung jawab kepada publik ,sisi.lain juga untuk menggali informasi dari narasumber itu perlu ada nya jadwal yang baik sekalipun telah dijawalkan namun tidak disengaja apalagi dikatakan menunda karena alasan keluarga sakit ” narasumber yang akan diwawancarai boleh menunda jadwal wawancara tetapi dengan syarat memberikan alasan yang wajar ,nara sumber harus.memiliki alasan yang masuk akal dan dapat diterima oleh pewancara ( wartawan) , coba seandainya anda akan diwawancarai oleh wartawan dan sudah terjadwal bada asyar tiba tiba ada keluarga atau ibu anda sakit apa yang akan anda lakukan , dan narasumber ini sudah memberitahukan serta meminta maaf kepada kami melaui Wa bahwa jadwal wawancara ditunda dan dijadwalkan Minggu depan, kenapa dikatakan menutup tutupi kan ,ini kan tidak profesional terindikasi menghakimi coba belajar bersabar kita tunggu minggu depan ‘ jelas Asep Jaya

Didalam kode etik jurnalis pasal 1 berbunyi wartawan Indonesia bersikap independen menghasilkan berita yang akurat dan tidak beriktikat buruk penafsiran nya independen berarti memberitahukan peristiwa atau fakta sesuai dengan suara hati nurani bukan dengan ego tanpa campur tangan ,paksaan dan intervensi dari pihak lainnya termasuk pemilik pers apalagi bahan berita nya dibuatkan rilisan nya menandakan ketidak mampuan wartawan dalam menulis berita

Akurat berarti dipercaya benar sesuai kedaan objektif,dan berimbang berarti semua pihak mendapatkan kesempatan setara
Tidak beriktikad buruk berarti tidak ada niat sengaja dan memata mata untuk.menimbulkan Kerugian pihak.lain

Wartawan Indonesia selalu menguji informasi memberikan secara berimbang tidak mencampurkan fakta dan opini yang MENGHAKIMI serta harus menerapkan praduga tak bersalah bukan dengan dengan vonis menunda jadwal wawancara

‘ Dalam kontek.ini sebelumnya sudah kami menyarakan untuk tidak diberitakan dahulu karena narasumber berhalangan dan meminta penundaan menunggu minggu depan dengan alasan keluarga sakit namun alih alih R iizza tidak ada kerja sama mereka nekad membuat berita dengan vonis menunda wawancara padahal yang konfirmasi terkait hal itu kami sendiri lalu kenapa mereka yang membuat berita dan isi berita juga dapat rilisan bukan hasil karya sendiri ” kata Asep

Cukup disayangkan mereka tidak menghargai narasumber yang menunda jadwal wawancara.karena urusan keluarga ” padahal l itu diperbolehkan kan menunda jadwal wawancara dengan wartawan sekaligus narasumber tersebut kooperatif dengan memberikan waktu jadwal pertemuan minggu depan

( Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button