Reshuffle Cabinet JFP-Candra, Mantan Putri Cendrawasih Jabat Kadis Ke-2 Kalinya

Solok, Suaraindependent.id – Reshuffle Cabinet Bupati/Wakil Bupati Solok yang digelar Jumat (26/9) lalu cukup menggemparkan publik. Ekspektasi banyak pihak untuk menitipkan pesan jabatan eksekutif yang katanya begitu menggiurkan akhirnya sirna.
Pengharapan yang terlalu tinggi akan melambungkan angan, faktanya setelah tidak sesuai ekspektasi akan menghempakan pada sebuah kenyataan yang menciptakan kekecewaan.
Perombakan kabinet di pemerintahan Kabupaten Solok berdasarkan Job Fit yang digelar pekan lalu adalah untuk memutar atau mengganti komposisi jabatan pada kabinet Bupati Solok Jon Firman Pandu, S.H dan Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I sebagai pemenang pada Pemilu 2024 lalu.
Para pemangku jabatan tersebut berharap mampu bertahan, walau mereka menyadari ada gerakan lain yang berusaha mengambil alih kekuasaan untuk menempati posisi strategis dalam pemerintahan.
Namun tidak bagi yang lainnya. Mereka menunggu nasib, namun tidak mengabaikan tanggung jawabnya sebagai bagian dari pemerintahan. Tetap bekerja sebagaimana mestinya dengan segala kemampuan dibidangnya.
Hal itu turut dilakoni oleh salah seorang Kepala Dinas di Pemkab Solok. Walau banyak dari para pejabat berusaha beburu jabatan, namun tidak baginya.
Mantan ASN Putri dari pulau Cendrawasih Papua Barat, Ir. Syoufitri, MM tidak peduli dengan itu, ia tetap bekerja seperti biasanya dan menyelesaikan tugas tugasnya dengan baik.

Bahkan ditengah tengah masa transisi kepemimpinan di Pemkab Solok, Syoufitri mampu membuat gebrakan spektakuler dengan menggelontorkan milyaran rupiah dana DAK ke Kabupaten Solok.
Pencapaian itu bukan tidak tanpa pengorbanan. Tidak sekali, bahkan berulang ulang kali ia mendatangi Kementrian dengan harapan bisa membawa anggaran ke Kabupaten Solok secepatnya.
Hasil tak pernah menghianati usaha. Dengan kerja keras dan semangat 45, perempuan tangguh itu sukses membawa program Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik untuk sejumlah kelompok tani di Kabupaten Solok dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Pengembangan Desa Beragam, Bergizi, dan Aman (B2SA).
Perlu diketahui, tidak semua daerah mendapatkan bantuan DAK ini setiap tahunnya. Hanya daerah tertentu yang memenuhi kriteria yang mendapatkan alokasi ini. Dan Dinas Perikanan dan Ketahan Pangan Kabupaten Solok lah untuk Tahun 2025 ini yang pertama kali berhasil mendapatkan dana DAK tersebut.
Sebuah prestasi yang patut diperhitungkan. Berkat usaha dan kerja kerasnya, Ia kembali dipercaya oleh Bupati Solok, Jon Firman Pandu, SH untuk menduduki jabatan Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Solok untuk kedua Kalinya.
Sebelumnya, Ir. Syoufitri, MM pernah menjadi ASN di Negeri Cendrawasih Papua Barat dari tahun 1999 sampai 2013. Kemudian ia pindah ke Kabupaten Solok dan menduduki jabatan penting sebagai eselon II di Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan semasa Kepala Daerah Bupati Solok H. Epyardi Asda.
Dan diperiode Bupati Solok Jon Firman Pandu, SH, ia kembali dilantik sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Solok pada Jumat pagi tanggal 26 September 2025.
Ditunjuk kembali sebagai Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Solok, Ir. Syoufitri, MM langsung gerak cepat melakukan pembenahan di internal OPD-nya. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang kembali diberikan kepadanya.

“Ini adalah tanggung jawab dan tantangan besar. Namun, saya akan berusaha menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan tetap fokus memperkuat program di Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan. Mulai dari peningkatan produksi lokal, penguatan cadangan pangan, hingga edukasi masyarakat dalam pola konsumsi yang sehat dan berkelanjutan”
Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan bukan hanya soal ketersediaan bahan pokok, tetapi juga tentang kualitas, gizi, dan keberlanjutan. Insyaallah bersama tim di Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan serta dukungan masyarakat, kita yakin dan siap untuk bisa menjawab tantangan ini,” tegas Syoufitri.
Syoufitri menjadi satu dari 6 kepala OPD Pemkab Solok yang dinilai kompeten oleh Tim Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Solok dalam Ujian Kompetensi Eselon II Pemkab Solok pada 28-29 Agustus 2025 lalu.
Selain Syoufitri, Bupati Solok juga melantik Drs. Zaitul Ikhlas, AP, M.Si sebagai Asisten I, Jefrizal, S.Pt, MT sebagai Asisten II, Eva Nasri, SH, MM sebagai Asisten III, dan Drs. Irwan Efendi serta Deni Prihatni, ST, MT sebagai Staf Ahli Bupati Solok.
Sementara itu Ir. Desmalia Ramadhanur menjabat Kadis Sosial, Elafki S.Pd, MM menjabat Kadis Dikpora, Zulhendri, SKM, M.Kes sebagai Kadis Kesehatan, Effia Vivi Fortuna Adhadi, ST, MM sebagai Kadis PUPR.
Dan untuk Ir. Asnur, SH, tetap menjabat sebagai Kadis DLH, Drs. Aliber Mulyadi Kadis PTSP Naker, Radiatul Hayat, SH, MH Kepala DKUKMPP, Dr. Maryeti Marwazi, MARS sebagai Kepala DPPKBP3A.
Sementara itu, Kepala DPMN Romi Hendrawan, pelantikannya sebagai Kepala Disduk Capil ditunda karena menunggu Rekomendasi dari Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil.
Tim Pansel JPT Pratama Pemkab Solok menegaskan bahwa 14 pejabat Eselon II yang dilantik tersebut, adalah orang-orang yang cakap dan kompeten. Hal itu, dikuatkan lagi dengan penilaian dari “user”, yakni Kepala Daerah, Bupati dan Wakil Bupati Solok sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian. (billy)




