Semarak Hari Santri Nasional 2025, MWCNU Losari-Cirebon Gelar Pawai, Apel dan Doa Bersama

Losari, suaraindependentnews. id – Suasana religius dan penuh semangat kebangsaan di Kecamatan Losari pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang diselenggarakan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Losari. Ribuan santri, guru madrasah, pengurus NU, banom, serta masyarakat umum berkumpul penuh semangat di depan Kantor Desa Losari Kidul untuk kemudian mengikuti Pawai menuju lapangan sepak bola Desa Panggangsari untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang meriah dan khidmat.

Acara dibuka dengan pawai yang dipimpin langsung oleh Kyai Mahfudzin Abdul Malik Ketua MWCNU Losari yang didampingi oleh seluruh jajaran pengurus, dan kemudian dilanjutkan apel kebangsaan dengan instruktur upacara H.Mukhlas Camat Losari disertai pembacaan Ikrar Santri dan Do’a oleh IPPNU dan IPNU. Dalam sambutannya, H. Mukhlas menegaskan bahwa santri masa kini harus menjadi garda depan dalam menjaga nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan.
“Hari Santri bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat tekad santri sebagai pelanjut perjuangan ulama dalam mengisi kemerdekaan dengan ilmu, akhlak, dan amal nyata,” ujarnya.

Sebelum pelaksanaan apel kebangsaan peringatan Hari Santri Nasional, MWCNU Losari melaksanakan kegiatan pawai santri dari Desa Losari Kidul menuju Desa Panggangsari yang menampilkan aneka kreativitas dari lembaga pendidikan Islam, pondok pesantren, dan banom NU. Ribuan warga tumpah ruah di pinggir jalan menyambut arak-arakan dengan penuh antusias.
Momentum Hari Santri Nasional 2025 ini mengangkat tema “Mengawal Indonesia Merdeka” menegaskan peran santri sebagai benteng boral dan spiritual banga. Sedangkan makna “Menuju Peradaban Dunia” adalah sebuah visi bahwa santri tak hanya berkutat pada isu domestik tetapi juga ikut membangun peradaban global. Hal itu diwujudkan dengan pemikiran, karya intelektual, hingga kontribusi santri di berbagai bidang, tutur Kyai Mahfudzin Abdul Malik Ketua Tanfidziyah MWCNU Losari. Rabu (22/10).

Kyai Mahfudzin juga berpesan, dengan terselenggaranya kegiatan ini, MWCNU Losari berharap nilai perjuangan santri dapat terus hidup di hati generasi muda dan menjadi inspirasi untuk membangun bangsa yang berakhlak, damai, dan berkemajuan. (Kabiro)



