Terkait Banyaknya Kasus Dugaan Korupsi, ICW Cirebon Raya Akan Undang KPK Untuk Dialog Terbuka

Cirebon,suaraindependentnews.id – Menyoroti beberapa isu kasus di Kabupaten Cirebon terkait Tindak Kejahatan Korupsi yang masih banyak yang lolos dari pantauan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menjadi catatan serius bagi Independent Corruption Watch (ICW) Cirebon Raya.
Apalagi dari hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) untuk tahun 2023 yang menunjukan skor Kabupaten Cirebon paling bawah di Jawa Barat, yakni hanya mendapatkan skor 67,70 pada Rabu, 9 Oktober 2024 yang berakibat KPK memberikan sinyalemen serius terkait rendahnya integritas dan perlu perhatian khusus untuk Kabupaten Cirebon.
Belum dugaan dan isu kasus lainnya seperti kasus ambruknya Gapura di alun-alun Pataraksa pada Januari dan April 2024 lalu, baru dibulan sekitar Juni 2024 ditetapkannya 3 tersangka oleh Kejaksaan Negeri Cirebon. Serta beberapa kasus korupsi Dana Desa (DD) yang akhir-akhir ini semarak terjadi dan sebagian Kuwu/Kepala Desa tertangkap dan sudah berstatus tersangka.
Dari gambaran kasus tersebut, dan pantauan serta hasil investigasi ICW Cirebon Raya, ternyata para aktor intelektualnya belum terjamak oleh KPK. ICW mengkhawatirkan hal ini akan menjadi turunnya kepercayaan masyarakat kepada Lembaga Anti Rasuah dan aktor intelektual akan lebih merajalela melakukan tindak kejahatan Korupsi, tegas Andri Ketua ICW Cirebon Raya. Minggu (17/11/2024).
Menurut Andri, dalam waktu dekat ICW Cirebon Raya akan mengundang KPK ke Cirebon untuk melakukan dialog terkait Pencegahan, Pemberantasan, edukasi, dan proses hukum-nya.
Rencana dialog dengan KPK, ICW Cirebon Raya akan mengundang Ekskutif, Legislatif, dan beberapa pejabat di Pemkab Cirebon, pungkasnya. (Kabiro)



