Tak Berkategori

Tinjau Lahan Kurang Produktif, Danrem 062/Tn Berdayakan Masyarakat Sekitar Guna Tingkatan Ketahanan Pangan Dan Peningkatan Penghasilan Dari Pertanian

GARUT-JABAR || suaraindependentnews.id – Komandan Korem 062/Tn Kol Arh Rudi Ragil, SP., S. Sos., M.Si., meninjau lokasi lahan kurang produktif milik TNI AD yang merupakan aset Korem 062/Tn, di Kampung Mangkubumi, Desa Cibatu, Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut, Jum’at 31 Mei 2024.

Danrem menyampaikan, dengan ketersediaan bibit dan air, kita dapat memanfaatkan lahan yang kurang produktif, direncanakan seluas 5 hektare akan dilaksanakan penanaman 12.500 bibit Pisang Cavendish, hasil kerjasama dengan PT. RPI Jakarta (Rizky Pribadi) dibantu oleh Suwanto selaku staf ahli perkebunan pisang Cavendis, dengan memberdayakan masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan khususnya jajaran Korem 062/Tn, juga masyarakat sekitarnya”, ujar Danrem.

Pisang Cavendish
merupakan komoditas buah tropis yang sangat popular di dunia, Di Indonesia, pisang ini lebih dikenal dengan sebutan Pisang Ambon Hijau Lumut.

Pisang Cavendish banyak dikembang biakan menggunakan metode kultur jaringan dengan keunggulan, bibit pisang hasil kultur jaringan terbebas dari penyakit seperti layu moko akibat Pseudomonas Solanacearum dan layu panama akibat Fusarium Oxysporum Cubense.

Dalam kultur jaringan pisang, sampai saat ini yang banyak dikenal adalah kultur dengan Eksplan bonggol.

Dahulu di era tahun 2000-an Pisang Cavendis atau Pisang Ambon salah satu komoditas buah yang populer di Jawa Barat, karena semakin sedikit pihak yang melestarikan dan menambah jumlah area tanam kini pisang Cavendis dan Ambon sangat sulit ditemukan di Jawa Barat, Sehingga harus di datangkan dari provinsi lain seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur Bahkan di datangkan dari Pulau Sumatera seperti Lampung dan Palembang.

Diharapkan melalui penanaman secara industri perkebunan yang dilakukan Korem 062/Tarumanagara dengan memberdayakan masyarakat sekitar bersama pihak swasta selaku provider pertanian yang di tunjuk merupakan suatu upaya melestarikan komoditas pisang Cavendis dan Ambon di Wilayah Jawa Barat.

Danrem juga berharap hal tersebut dapat membantu masyarakat untuk belajar mengembangkan pertanian khususnya pisang Cavendis secara modern sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan, mengingat permintaan pasar untuk pisang cavendis sangatlah tinggi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasrem 062/Tn, Dandenkesyah Garut, Dandenhubrem 062/Tn, para Kasi dan Pasi Korem 062/Tn, Dankimarem 062/Tn, Kaprimkopad Tarumanagara, Danramil 1105/Cibatu, serta perwakilan PT. RPI Jakarta. (Penrem 062/ [email protected]).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button