Trio Karno Vivo Apresiasi Acara Pulang Basamo Perantau Tanjung Alai

Solok, Suaraindependent.id – Momentum dalam mempererat silaturahmi warga kampung halaman dengan para perantau, Persatuan Warga Tanjuang Alai (PERWATA) menggelar pulang basamo. Agenda pulang basamo yang ke-XIII tahun 2025 tersebut diadakan di Lereng Green View, Tanjuang Alai, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Kamis (3/4).
Kedatangan rombongan perantau PERWATA se Indonesia tersebut turut disambut oleh Trio Karno Vivo, anggota DPRD Kabupaten Solok dari Fraksi Partai Golkar periode 2024-2029.
Kegiatan pulang basamo ini dibuka oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, yang dihadiri oleh Bupati Solok Jon Firman Pandu, SH, Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Mahfud, SE, M.Si, Dandim 0309/Solok, Letkol Kav Sapta Raharja, S.I.P, Kapolres Solok Kota AKBP Abdus Syukur Felani, Kapolsek X Koto Dibawah Iptu Ronald Hidayat, SH, MH, serta sejumlah pejabat penting lainnya.
Sementara, panitia pulang basamo yang ke-XIII tahun 2025 tersebut, yakni Kol. Inf. Musmulyadi. Z.S,ip selaku ketua pelaksana, dan Alyunapi. ST sebagai Sekretaris pelaksana.
Menurut Kol. Inf. Musmulyadi. Z.S,ip, Perwata memiliki cabang (DPC) di Indonesia sebanyak 23 DPC. Sementara pada pulang basamo yang ke-XIII ini diikuti oleh 17 DPC Perwata. Dengan jumlah pesertanya lebih kurang sebanyak 1500 orang.
“Pulang basamo tahun ini adalah acara pulang basamo yang paling meriah dan yang paling teramai diikuti oleh perantau,” imbuh Kolonel.

Perantau Berperan dalam Kemajuan Kampung Halaman
Disela kegiatan tersebut, Trio Karno Vivo menegaskan bahwa pulang basamo ini digagas oleh PERWATA. Hal itu merupakan langkah strategis dalam membangun kampung halaman dan Kabupaten Solok secara keseluruhan.
“Pembangunan daerah tidak bisa hanya bergantung pada sumber daya yang ada di kampung, melainkan juga membutuhkan kontribusi dari para perantau,” ungkapnya.
Sebagai Anggota DPRD yang mewakili masyarakat dari Daerah Pemilihan (Dapil) ini, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PERWATA atas kepeduliannya terhadap kampung halaman dan Kabupaten Solok, sambung Trio Karno Vivo.
Vivo juga menyoroti bahwa tidak semua perantau asal Nagari di Kabupaten Solok memiliki kesempatan untuk menggelar acara Pulang Basamo seperti yang dilakukan oleh PERWATA.
Oleh karena itu, ia berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi Nagari lainnya agar silaturahmi antara masyarakat di ranah dan di perantauan tetap terjalin erat.

“Mudah-mudahan kegiatan alek silaturahmi tahunan dengan tema Pulang Basamo PERWATA ke-XIII ini bisa menjadi contoh bagi Nagari lainnya. Dengan demikian, masyarakat baik di kampung maupun di perantauan dapat terus berdiskusi dan bersinergi untuk kemajuan nagari,” paparnya.
Komitmen Membangun Daerah Bersama
Sebagai wakil rakyat, Trio Karno Vivo berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dengan seluruh masyarakat di Dapilnya, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan. Menurutnya, membangun kampung halaman dan daerah harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan semua pihak.
“Membangun kampung halaman dan daerah tidak bisa dilakukan sendiri. Sinergitas antara semua pihak, termasuk perantau, sangat diperlukan agar harapan bersama dapat terwujud,”

Acara Pulang Basamo PERWATA ke-XIII ini diharapkan dapat semakin memperkuat solidaritas masyarakat Tanjuang Alai serta menjadi ajang diskusi strategis dalam mewujudkan kemajuan daerah yang lebih baik di masa depan, pungkasnya. (Billy@nsi-id)




