Update Korban Bencana Lonsor Tambang Emas Nagari Sungai Abu Kabupaten Solok
11 Meninggal Dunia, 8 Luka Berat, 3 Luka Sedang

Solok, Suaraindependent.id — Peduli Bencana, PJS Bupati Solok Akbar Ali bersama instansi terkait Pemerintah Kabupaten Solok Tangani Bencana Longsor Tambang Emas Sungai Abu dengan menyalurkan bantuan ke Posko Penanganan Bencana Longsor Tambang Emas Sungai Abu, Jumat(27/09/2024).
Pjs Akbar Ali didampingi Kapolres Solok AKBP Muari dan Perwakilan Kodim 0309 Solok serta beberapa Jajaran OPD terkait yakni Staf Ahli Bid. Pemerintahan, Hukum dan Politik Safrudin, Staf Ahli Bid. Kemasyarakatan dan SDM Muswir Yones Indra, Kalaksa BPBD Irwan Efendi, Kepala Dinas Sosial Muliyadi Marcos, Sekretaris Diskominfo Safriwal, dan Kepala Bagian SDA Setda Anthony Saliza.
Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Solok telah mengirimkan bantuan dari Dinas Kesehatan berupa tenaga medis dan 7 unit ambulance, Dinas Sosial dengan membawa bantuan berupa beras, mie instan dan kebutuhan pokok lainnya, serta Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Solok untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban bencana longsor tambang emas tersebut.
Pjs Bupati Akbar Ali mengatakan bahwa dalam proses evakuasi pemerintah turut dibantu oleh tim dari aparat kepolisian dan TNI serta masyarakat di wilayah Nagari Sungai Abu.

Informasi sementara, saat ini diperkirakan ada sebanyak 22 orang korban yang tertimbun longsor, 11 orang diantaranya telah dipastikan meninggal dunia, 11 orang lainnya diidentifikasi mengalami luka berat dan sedang ( 8 orang luka berat, 3 orang luka sedang).
Informasi saat ini ada 18 korban yang telah berhasil dievakuasi (9 orang meninggal dunia, 6 orang luka berat, 3 orang luka sedang) dan 4 korban lainnya yang masih dalam proses evakuasi menuju posko utama, 2 orang diantaranya meninggal dunia, serta 2 korban lainnya masih berada di lokasi pertambangan.
Saat ini dikarenakan keterbatasan fisik dari tim evakuasi serta faktor cuaca yang kurang bersahabat dan jarak tempuh yang cukup jauh dari posko utama, maka besar kemungkinan proses evakuasi akan berlanjut Sabtu (28/09/2024) hingga seluruh korban dapat dievakuasi dari lokasi kejadian.
Update Data Korban Bencana Lonsor Tambang Emas Nagari Sungai Abu Kec Hiliran Gumanti

- Sat : 35 thn, Alamat : Talang Timur, Kondisi : Meninggal Dunia
- Syana Efendi : 30 thn, Taratak Jarang : Luka Sedang
- Desriwan, 47 thn, Talang Barat : Meninggal Dunia
- Doris, 30 thn,Panasahan : Meninggal Dunia
- Yedrimen, 44 thn, Talang Barat : Meninggal Dunia
- Eri ( Yusrizal), 44 thn, Taratak Dama : Meninggal Dunia
- Ilham, 25 thn, Panasahan: Meninggal Dunia
- Risky Aprikul Putra, 25 thn, Sungai Dareh Silanjai : Luka Berat
- Andika Septriadi, 25 thn, Sungai Dareh Silanjai : Luka Berat
- Musrianto, 40 thn, Pekonina (Solsel) : Luka Sedang
- Yendri Neva, 54 thn, Panasahan : Luka Berat
- Rahul Rahmad Ibrahim, 54 thn, Taratak Baru Salimpek : Luka Berat
- Zil, 31 thn, Pekonina (Solsel) : Meninggal Dunia
- Indra, 18 thn, Pekonina (Solsel) : Meninggal Dunia
- Gusri Rahmadyansyah, 44 thn, Panasahan : Luka Berat
- Izul, 29 thn, Lurah Gadang : Luka Berat
- Kaliang, 38 thn, Sungai Kaluang : Luka Sedang
- Ambra, 29 thn, Surian : Meninggal Dunia (meninggal dunia Dalam perjalanan menuju Posko)
- Don, Bumi Ayu (Solsel) : Meninggal Dunia (meninggal dunia Dalam perjalanan menuju Posko
- Sakir, Surian : Meninggal Dunia
- Camai : Luka Berat
- Sugeng, Panasahan : Luka Berat
(billy@nsi-id)



