Dicecar Harapan, TSR XVIII Pemko Solok Dijamu Ratusan Jamaah Masjid Al Manar

Kota Solok, Suaraindependent.id – Memasuki hari kedua Tim Safari Ramadhan (TSR) XVIII Pemko Solok yang dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Irsyad, M. Pd, sebagai Ketua Tim mengunjungi Masjid Al Manar, Kelurahan Nan Balimo, Kota Solok, Minggu (22/02/2026).
Irsyad, M. Pd, turut didampingi oleh anggota DPRD Kota Solok, Rinaldi Dt. Rangkayo Sutan, SE, sebagai Wakil Ketua Tim, Sekretaris BKPSDM, Metriyunas, SH, M. Hum, selaku Sekretaris Tim, Komisioner KPU, Abdul Hanan, S. Pd, perwakilan Baznas, H. Awaluddin, S. Pd,i, Ketua harian Kwarcab, Wardiman Anto, S. Pd, MM, serta dari awak media, Yashirli Mulyadi dan Syafliwardi, SH.
Diketahui, kegiatan Safari Ramadhan merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Solok dalam rangka mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus sebagai sarana penyampaian informasi pembangunan kepada masyarakat secara langsung.
Sesuai tujuan agenda TSR, dihadapan ratusan jamaah Mesjid Al Manar, Tim Safari Ramadhan dicecar pertanyaan. Beragam usulan dan harapan dalam bentuk aspirasi di tampung oleh Tim TSR XVIII Pemko Solok.
Dalam penyampaiannya, jamaah menyambut baik program Pemerintah Daerah terkait pembebasan biaya air bersih PDAM.
Namun seperti diketahui, Mesjid Al Manar ini tidak memakai air PDAM, melainkan memakai air pompa atau sumur. Tentunya dalam menggunakan pompa air ini kami memakai arus listrik.
Jamaah berharap, pihak pemerintah turut menggratiskan biaya listrik khusus untuk mesjid ini, karena mesjid ini tidak memakai air PDAM.

Selain itu, kami juga berharap kepada Pemko Solok untuk memberikan reward ke tanah suci Mekah bagi Garin Mesjid, Imam Mesjid, atau Pengurus Mesjid, pintanya.
Hal serupa juga di pertanyakan oleh Jamaah lainnya. Ia menyampaikan kondisi lampu jalan yang sudah lama mati dan tidak diperbaiki.
Dengan kepiawaiannya seorang anggota dewan, Wakil Ketua Tim, Rinaldi Dt. Rangkayo Sutan, SE, menampung dan menjawab semua harapan jamaah tersebut.
Sebelumnya, kami dari Tim Safari Ramadhan perlu menyampaikan beberapa hal capaian pembangunan yang telah diraih oleh Pemko Solok, serta sejumlah rencana program pembangunan ke depan yang akan dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah, ucap Rinaldi mengawali pembicaraannya.
Dalam kegiatan Safari Ramadhan ini, disamping meningkatkan ukhuwah islamiah kita sebagai muslim, kami sebagai Tim juga di perintahkan untuk menyerap dan menampung seluruh aspirasi masyarakat, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.
Terkait dengan aspirasi jamaah tersebut, ujar Wakil Ketua Tim. Sepanjang yang kami ketahui di dewan, untuk pembebasan pembayaran listrik untuk Mesjid ataupun Musholla, sampai hari ini belum ada dari pemerintah.
Juga, terkait reward untuk ke tanah suci, sampai saat ini belum ada pembahasan hal tersebut di DPRD Kota Solok, ungkapnya.
Namun demikian, usulan ini tetap kami tampung dan akan kami sampaikan ke pimpinan kami masing-masing. Semoga aspirasi masyarakat ini didengar dan di pertimbangkan oleh pimpinan dan kepala daerah.
Terkait dengan lampu jalan, alhamdulillah Kepala Dinas Perhubungan sebagai penanggung jawab sudah berjanji dihadapan Komisi III DPRD Kota Solok untuk menghidupkan seluruh lampu jalan umum yang ada di Kota Solok ini, tutup Rinaldi Dt. Rangkayo Sutan.
Berikut capaian pembangunan yang telah diraih oleh Pemko Solok ;
- Penghargaan UHC 2026 kategori madya dari BPJS kesehatan. Penghargaan ini diraih karena Pemko Solok sudah melaksanakan hampir 100 persen pencapaian berobat gratis
- Pemberian BPJS ketenagakerjaan untuk warga yang rentan beresiko bekerja diluar rumah, seperti Garin, marbot dan Imam Mesjid, RT/RW, petani, tukang ojek, PKL, buruh tukang, dan lainnya
- Keberadaan RSUD Serambi Madinah yang berbasis digitalisasi. Artinya masyarakat yang ingin berobat bisa langsung mendaftarkan diri dari rumah melalui aplikasi Mobile JKN
- RSUD Serambi Madinah sudah memiliki dokter dokter spesialis yang lengkap, ruang ICU untuk dewasa, MICU untuk bayi, PICU untuk anak anak
- Gratis tarif PDAM yang dimulai sejak Maret 2025 lalu untuk setiap mesjid dan musholla. Tagihannya diambilkan dari deviden atau laba hasil usaha akhir tahun untuk Pemerintah Daerah
- PDAM Kota Solok mendapatkan kucuran dana sebesar 53 milyar dari Balai Cipta Karya untuk perbaikan
- Dalam rangka perbaikan birokrasi dan efisiensi, pemerintah daerah telah merampingkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari 31 OPD menjadi 26 OPD
- Realisasi paket sekolah gratis melalui Dinas Pendidikan. Ditahun 2025, baru diperuntukan untuk masyarakat kurang mampu berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Targetnya, ini berlaku untuk seluruh siswa
- Perbaikan ruas jalan Batu Gadang sampai ke simpang Gaung, perbaikan jalan Mesjid Sukur sampai ke SMA 2
- Tahun 2026 ini,Pemko Solok sudah meanggarkan perbaikan jalan dari Simpang Pulai ke SMP 5. Target nya, semua jalan yang rusak akan di perbaiki di tahun 2026
- Lampu jalan umum menjadi prioritas. Sebanyak 4133 titik lampu jalan dan 153 panel yang ada, akan dihidupkan seluruhnya.
- Keuangan Pemko Solok bergantung kepada dana APBN. Kontribusi PAD Kota Solok terhadap total belanja, hanya 8 hingga 10 persen, 90 persen lebih dari anggaran APBN. Ketika ada kebijakan transfer keuangan daerah dikurangi, itu berdampak kepada pembangunan Kota Solok. Dari kurang lebih 700 milyar APBD Pemko Solok, sekarang tinggal 480 milyar
- Pembangunan infrastruktur di Kota Solok tahun 2026. Pertama, melanjutkan pembangunan Mesjid Syahara yang ada di terminal. Kedua, Revitalisasi Taman Hutan Kota menjadi Taman Literasi dan Budaya yang lebih fungsional menjadi ruang publik yang dilengkapi dengan panggung dan simbol simbol kebudayaan
- Taman Literasi dan Budaya menjadi pusat kegiatan event mingguan dan bulanan yang akan berdampak kepada perekonomian masyarakat. (Billy)


