Tak Berkategori
Trending

Ketua DPRD Kab Solok Terima Bingkisan, PC NU Datangi Dodi Hendra

Ketua DPRD Kab Solok Dodi Hendra terima kunjungan Pengurus PC NU Kab Solok

Kab. Solok–Suaraindependent.id– Mendapati kunjungan dari Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama Kab Solok, wajah sumringah Ketua DPRD Kab Solok Dodi Hendra memancar. Diluar dugaan, petinggi PC NU Kab Solok, selain bersilaturahmi juga membawa bingkisan untuk sang legislator.

Tak tanggung-tanggung, amanah untuk menjabat posisi penting di struktural organisasi PC NU Kab Solok sebagai Ketua Dewan Pembina PC NU Kab. Solok sudah tertumpang dipundaknya, inilah bingkisan yang merupakan hadiah bentuk dari keberhasilan dalam 100 hari masa jabatannya sebagai ketua DPRD Kab Solok.

Dodi Hendra saat menjamu rombongan PC NU sedikit kaget, pasalnya semua itu tidak pernah terbayangkan sama sekali, namun amanah sudah berada dipundak, saya siap untuk itu, terang Dodi.

Dikatakan Dodi, berbicara tentang Nahdlatul Ulama (NU) dalam sejarah sudah sama kita ketahui, NU berhasil menyatukan umat dalam merebut kemerdekaan, dan saat ini tugas NU kita lanjutkan, bagaiman NU mampu mengisi kemerdekaan tersebut, salah satunya mampu menyatukan antar umat beragama dan mampu menjadi tauladan bagi pemeluk agama lain,

NU berdiri 31 Januari 1926, sudah 95 tahun berlalu, hingga saat ini NU tetap istiqomah berjuang melalu jalurnya, tepatnya dihari lahirnya NU, Minggu 31 Januari 2021, NU selalu punya andil dalam segala hal untuk kemaslahatan umat beragama, berbangsa dan bernegara, tutur Ketua DPRD.

Diusia yang sudah cukup dewasa ini, kita berharap, semua anggota PC NU untuk selalu meningkatkan rasa persaudaraan, Marwah dan wibawa organisasi tetap dijaga, baik itu dimata umat muslim, maupun dimata umat agama lain, dan juga dimata Pemerintah Daerah Kab Solok tentunya, sela Dodi.

Ada slogan NU ini yang pernah saya baca, dan juga digaung gaungkan oleh NU sendiri, ujar Dodi, slogan tersebut berbunyi “hubul wathan minal iman”. Kita berharap, slogan ini bisa kita implementasikan diberbagai kehidupan dalam berbangsa dan bernegara, walaupun bukan berasal dari ayat suci Al-Quran ataupun hadist, slogan tersebut dinilai sangat kaya akan nilai nilai Islami, tutup legislator. ([email protected])

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button