KKN STAI Nias Bersama Ibu-Ibu PKK Desa Mo’awo Laksanakan Senam Sehat

GUNUNGSITOLI, SUARA INDEPENDENTNEWS.ID
Mahasiswa/i KKN Sekolah Tinggi Agama Islam-NIAS (STAI – NIAS) dan Ibu-Ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) melaksanakan Senam Sehat bersama yang dilaksanakan di halaman kantor Desa Mo’awo, Minggu (25/08/2024).
Ketua Tim PKK Desa Moawo yang diwakili oleh Sekretaris Tim PKK Desa Moawo, Ny.Restu Aceh menyampaikan bahwa, kegiatan ini untuk mengaktifkan kegiatan Ibu-Ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) salah satunya melaksanakan Senam Sehat bersama dengan mahasiswa-mahasiswi KKN Sekolah Tinggi Agama Islam-NIAS (STAI – NIAS).
Harapan kita bersama agar kegiatan PKK Desa Mo’awo tetap aktif kembali sesuai kepanjangan PKK adalah Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Gerakan ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dimulai dari unit terkecil,yakni keluarga.
Kita mungkin menyangka bahwa penggerak kegiatan PKK hanya bisa dilakukan oleh kelompok perempuan atau ibu-ibu. Padahal, PKK juga dapat digerakkan oleh kaum pria atau bapak-bapak yang memang ditunjuk menjadi bagian dari tim penyelenggaranya. Ini sebagaimana Peraturan Presiden No. 99 Tahun 2017 tentang gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.
Salah satu tujuan utama dalam melakukan senam pada hari ini adalah untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh.
Senam dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan oksigen ke seluruh tubuh, sehingga membantu mencegah berbagai penyakit seperti penyakit jantung, diabetes, dan obesitas ucapnya.
Sementara mewakili rekan-rekan Mahasiswa/i KKN Sekolah Tinggi Agama Islam-NIAS (STAI – NIAS) dalam hal ini, Sekretaris Tim KKN STAI-NIAS, Erwin Gea menyampaikan bahwa, kegiatan Senam Sehat merupakan Program Kegiatan KKN yang berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Desa Mo’awo.
Senam Sehat ini bertujuan Untuk mengedukasi Pola Hidup Sehat. Selain tujuan kesehatan dan kebugaran, senam juga memiliki tujuan rekreasi dan sosial.
Senam dapat menjadi hobi yang menyenangkan dan menghibur, serta dapat menjadi cara untuk menghilangkan stres dan kecemasan.
Di balik menjalin silaturrahmi dengan Ibu-ibu PKK di Desa Mo’awo juga membantu memperkuat hubungan sosial, ucapnya. (Aa Wahyu)



