Warga Desa Jayamakmur di Hebohkan Penemuan Mayat di Irigasi

Karawang | suaraindependent.news – Warga Dusun Ciagem, Desa Jayamakmur, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengambang di saluran irigasi pada Kamis pagi (15/05/2025), sekitar pukul 06.00 WIB. Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Omon Sutopo (55) saat melintas di lokasi.
Saat ditemukan, mayat dalam kondisi tertelungkup, mengenakan kaos hitam dan celana coklat. Diduga jasad itu telah berada di dalam air selama lebih dari tiga hari. Penemuan ini sontak menghebohkan warga sekitar dan para pengguna jalan yang berhenti untuk menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Mendapat laporan dari masyarakat, aparat Polsek Rengasdengklok bersama tim Inafis Polres Karawang segera turun ke lokasi kejadian untuk melakukan proses identifikasi.

Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah S.H., S.I.K., M.K.P., M.Si melalui Kapolsek Rengasdengklok Kompol H. Edi Karyadi, S.H. membenarkan adanya temuan tersebut.
“Benar, kami mendapatkan laporan dari warga terkait penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di saluran irigasi Desa Jayamakmur, Kecamatan Jayakerta,” ujar Kompol Edi Karyadi kepada wartawan.
Kompol Edi menjelaskan bahwa petugas yang datang ke lokasi segera melakukan koordinasi dengan tim Inafis Polres Karawang untuk proses identifikasi lebih lanjut.
“Setelah mendapatkan laporan, anggota piket reskrim langsung berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Karawang dan mendatangi lokasi penemuan,” jelasnya.
Namun, saat dilakukan pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan identitas apapun pada tubuh korban.
“Hasil identifikasi awal menunjukkan korban berjenis kelamin laki-laki dan tidak ditemukan kartu identitas. Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jasad korban telah dibawa ke RSUD Karawang guna dilakukan autopsi,” ungkap Kompol Edi.
Pihak kepolisian pun mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke Polsek Rengasdengklok.
“Kami imbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar segera melapor ke kantor polisi terdekat,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas dan penyebab pasti kematian korban.




