Tak Berkategori

Boikot Pemberitaan, Kominfo Kabupaten Solok Terima Surat Cinta dari Wartawan

Solok, Suaraindependent.id— Merasa diabaikan dan tidak diakomodir kepentingan media yang berlangganan di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Solok, sejumlah wartawan Solok kirim surat terbuka.

Surat terbuka tersebut beredar di grup grup WhatsApp pada hari Selasa Pukul 23.02 Wib, atas nama inisial SR melalui Nomor Telepon 0822*****4275.

Dalam narasinya, wartawan tersebut merasa dilecehkan oleh Kominfo Kabupaten Solok karena belum juga menghargai komitmen sebagai mitra pelayanan yang bekerja sama dengan perusahaan pers.

Disebutkannya, “sesuai dengan konsep awal bahwa selama kepemimpinan Jon Firman Pandu dan H. Candra, seluruh insan pers akan dihargai sesuai dengan bentuk kemitraan pada lembaga lainnya, namun hingga saat ini sudah mendekati Maret 2025, belum juga terealisasi”

Diketahui, kerjasama yang akan di sepakati pihak Kominfo Kabupaten Solok dengan perusahaan perusahan media yang bermitra dengan Pemkab Solok tersebut tersandra oleh aturan dan surat rekomendasi verifikasi dari dewan pers.

Hal itu disampaikan oleh pihak Kominfo Kabupaten Solok beberapa waktu yang lalu kepada sejumlah wartawan. Namun kita akan tetap carikan win-win solutionnya, ungkap pihak Kominfo Kabupaten Solok.

Disebutkannya, perusahaan media yang berlangganan dan bermitra dengan Pemkab Solok itu pada tahun lalu kurang lebih 75 media, sementara yang baru terverifikasi oleh dewan pers hanya segelintir.

“Baru hitungan jari media media kita ini yang memiliki surat verifikasi dari dewan pers uda, ungkap salah seorang pegawai Kominfo Kabupaten Solok.”

Surat terbuka dari SR untuk Kominfo Kabupaten Solok

Saat dihubungi media ini, SR mengungkapkan kekesalannya kepada Kominfo Kabupaten Solok. Pasalnya janji yang di ucapkan oleh pihak Kominfo kepada rekan rekan wartawan tidak juga terealisasi hingga kini.

“Kito pulo nan ka di ota dek kominfo tu, lah nak abih kalender ciek lai lay, namun Kominfo idak juo maharagoi komitmennyo sebagai mitra pelayanan yang bekerja sama dengan perusahaan pers” ungkap SR.

Disebutkan SR, kenapa kliping pemberitaan yang berkaitan dengan Pemerintah Kabupaten Solok tidak bisa dibayarkan,?

Sementara selama ini pariwara tetap juga bisa dibayarkan oleh Kominfo kepada media media yang belum terverifikasi dewan pers itu, bahkan kepada media media yang tidak bermitra dengan kominfo malah, terangnya.

Berikut bunyi surat terbuka dari SR ;

Surat Terbuka

Kepada Insan Pers Kabupaten Solok

Assalamualaikum,….

Tanpa mengurangi rasa hormat, demi kebersamaan dan kepentingan kawan-kawan insan pers yang bekerja di wilayah Kabupaten Solok, diharapkan untuk tidak menerbitkan pemberitaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok.

Alasannya, sesuai dengan konsep awal bahwa selama kepemimpinan Jon Firman Pandu dan Candra seluruh insan pers akan dihargai sesuai dengan bentuk kemitraan pada lembaga lainnya.

Saat ini sudah mendekati Maret 2025, namun Kominfo Kabupaten Solok belum juga menghargai komitmen sebagai mitra pelayanan yang bekerja sama dengan perusahaan pers.

Menurut saya pribadi, ini bentuk pelecehan terhadap profesi wartawan yang bekerja di wilayah Kabupaten Solok, dan bentuk pelecehan terhadap perusahaan pers yang bekerja sama dengan Pemkab Solok.

Maka dari itu, diharapkan untuk kawan-kawan insan pers Kabupaten Solok untuk tidak menerbitkan pemberitaan sekaitan kegiatan Pemkab Solok sebagai bentuk kepedulian dalam kebersamaan.

Surat Terbuka ini, dibuat bukan untuk kepentingan pribadi, namun juga sebagai bentuk perlawanan terhadap kerja-kerja yang kurang menghargai insan pers dan perusahaan pers di Kabupaten Solok.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya

Ttd
Wartawan Muda

(Billy@nsi-Id)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button